Jakarta, TopBusiness — Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pagi (05/2/2026) dibuka di zona hijau. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat 20,63 poin atau 0,25 persen ke posisi 8.167,35.
Sejalan dengan penguatan indeks utama, indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan turut naik 2,69 poin atau 0,32 persen ke level 835,49. Kenaikan ini mencerminkan adanya minat beli yang cukup solid pada saham-saham berkapitalisasi besar sejak awal sesi perdagangan.
Pada awal sesi, aktivitas transaksi tercatat cukup ramai. Investor mulai melakukan akumulasi di sejumlah saham likuid, terutama dari sektor perbankan, energi, dan konsumsi.
Adapun data perdagangan pada pembukaan pasar menunjukkan:
- Frekuensi transaksi: sekitar 210 ribu kali transaksi
- Volume perdagangan: mencapai 3,8 miliar saham
- Nilai transaksi harian: sebesar Rp4,2 triliun
- Kapitalisasi pasar BEI: berada di kisaran Rp12.750 triliun
Tingginya volume dan nilai transaksi mengindikasikan bahwa likuiditas pasar masih terjaga dengan baik, sementara partisipasi investor ritel dan institusi tetap kuat.
Penguatan IHSG pada pembukaan perdagangan Kamis ini menunjukkan pasar masih berada dalam fase optimistis, ditopang oleh ekspektasi kinerja emiten yang stabil serta arus dana yang mulai kembali masuk ke saham-saham unggulan.
Kenaikan indeks LQ45 juga menjadi sinyal bahwa investor lebih fokus pada saham berfundamental kuat, terutama yang memiliki kapitalisasi besar dan tingkat likuiditas tinggi.
Meski demikian, pelaku pasar tetap mencermati sejumlah faktor yang berpotensi memengaruhi pergerakan indeks sepanjang hari, termasuk dinamika pasar global, pergerakan harga komoditas, serta arah kebijakan moneter.
Secara keseluruhan, pembukaan perdagangan hari ini memperlihatkan kondisi pasar yang positif, dengan IHSG berpeluang melanjutkan penguatan apabila sentimen beli tetap mendominasi hingga penutupan sesi.
