Jakarta, TopBusiness – PT BPR Bahteramas Baubau terpilih menjadi nominator TOP BUMD Awards 2026. Perseroda ini, dicatat memiliki visi ‘Menjadi BPR Terbaik dengan Reputasi Nasional yang Sehat dan Terpercaya dalam pembiayaan UMKM.’ PT BPR Bahteramas Baubau mengikuti sesi presentasi Penjurian TOP BUMD Awards 2026, Jumat (6/2/2026).
Hadir dalam penjurian di antaranya adalah Direktur Utama PT BPR Bahteramas Baubau, Armansyah. Dalam Penjurian, Armansyah menyatakan jika perusahaan memiliki strategi bisnis penghimpunan dana dengan strategi pendekatan kultur dan budaya, peningkatan penyaluran dana dengan prinsip cepat, mudah dan ramah, pelayanan prima kepada nasabah BPR, Proses Operasional yang efektif dan efisien, pengembangan SDM melalui pengembangan budaya kerja, peningkatan pengetahuan serta keterampilan kerja, Penerapan Manajemen Risiko yang kuat dalam pengembangan produk.
Di samping itu, orientasi usaha juga difokuskan pada laba dengan proporsi 200,87 persen. Hal ini sebagai upaya, untuk menjaga keberlanjutan kinerja keuangan.
Kinerja Penjualan Melejit
Strategi bisnis yang dilaksanakan PT BPR Bahteramas Baubau terbukti berhasil. Hal ini ditandai dengan peningkatan kinerja bisnis secara tahunan (yoy). Aset misalnya, tahun 2024 dicatat sebesar Rp31.941.213.234 dan tahun 2025 meningkat menjadi Rp47.304.281.157. Sementara itu, Laba tahun 2024 dicatat sebesar Rp448.893.253 dan tahun 2025 naik menjadi Rp 1.540.427.237.
Selain itu, kinerja penjualan juga menunjukkan peningkatan. Pendapatan tahun 2024 dicatat sebesar Rp6.928.379.189, tahun 2025 naik menjadi Rp9.992.422.412, atau ada pertumbuhan sebesar 44.74%. Kredit dicatat sebesar Rp24.703.595.929, tahun 2025 meningkat menjadi 41.105.760.504, atau tumbuh 66.40%. Dan jumlah Debitur tahun 2024 dicatat sebesar 407, tahun 2025 naik menjadi 493, atau tumbuh 70.99%.
Terobosan, Tata Kelola, dan Inovasi
Menurut Armansyah kembali, keberhasilan menerapkan strategi bisnis yang ada, tidak lepas dari keberhasilan pengembangan terobosan, tata kelola, dan inovasi yang dilaksanakan manajemen. Terkait terobosan yang dilakukan, manajemen dicatat melaksanakan optimalisasi pemasaran berbasis komunitas dan UMKM, dengan pendekatan langsung kepada pelaku UMKM, ASN, pedagang pasar, dan kelompok usaha produktif. Strategi ini dinilai efektif dalam meningkatkan jumlah nasabah baru sekaligus memperkuat loyalitas nasabah eksisting.
Selain itu, manajemen menerapkan layanan jemput bola untuk penghimpunan dana dan penagihan kredit di wilayah dengan keterbatasan akses kantor, yang meningkatkan kenyamanan nasabah serta menjaga kualitas hubungan jangka panjang.
Pada pengembangan tata kelola perusahaan, manajemen menerapkan sistem manajemen SDM yang selaras dengan strategi bisnis, meliputi perencanaan kebutuhan SDM, pengembangan kompetensi dan pelatihan, sistem penilaian kinerja, remunerasi dan insentif, pengembangan karier, serta penguatan budaya kerja.
Di samping itu, juga dilaksanakan peningkatan kompetensi Direksi, Komisaris, dan pegawai melalui keikutsertaan dalam pelatihan, seminar, workshop, serta pemenuhan ketentuan fit and proper test sesuai regulasi.
Penerapan tata kelola perusahaan, juga diperkuat melalui penerapan Key Performance Indicator (KPI), sistem reward and punishment, serta monitoring kinerja secara berkelanjutan sebagai bagian dari penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG)
Sementara itu pada pengembangan inovasi, perusahaan menjalankan inovasi dan digitalisasi operasional dan bisnis. Adapun inovasi dan digitalisasi yang telah dilaksanakan diantaranya adalah melalui pemanfaatan aplikasi bisnis untuk kebutuhan internal maupun layanan kepada konsumen dan mitra eksternal. Salah satunya, Aplikasi Retail BPR.
Semua implementasi dari inovasi dan digitalisasi tersebut, diarahkan untuk meningkatkan efektivitas proses bisnis, kualitas layanan, serta daya saing BPR di tengah dinamika industri perbankan daerah.
Kontribusi BUMD
Dengan membukukan keberhasilan kinerja bisnis, PT BPR Bahteramas Baubau kemudian dicatat berhasil menghadirkan kontribusi BPR terhadap pembangunan berkelanjutan dan Pemerintah Daerah. Kontribusi tersebut diantaranya diwujudkan melalui kebijakan pengelolaan lingkungan dan energi berkelanjutan, program tanggung jawab sosial dan pemberdayaan masyarakat, serta integrasi aspek ESG (Environmental, Social, Governance) dalam perencanaan dan pengambilan keputusan strategis.
Perusahaan juga berkontribusi mendukung keuangan daerah, melalui penyetoran dividen dan peningkatan nilai perusahaan yang berdampak pada optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Selain itu, perusahaan berperan aktif dalam pengembangan ekonomi daerah melalui pembiayaan dan layanan yang mendukung sektor produktif unggulan daerah, khususnya UMKM, perdagangan, jasa, dan ekonomi rakyat, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“PT BPR Bahteramas Baubau saat ini memiliki stabilitas kinerja operasional dan keuangan, penguatan tata kelola yang prudent, serta sinergi dengan Pemerintah Daerah dan pemangku kepentingan. Hal tersebut hanya akan dapat lahir, dari kehadiran kepemimpinan yang visioner dan berorientasi pada keberlanjutan serta terus mendorong inovasi dan profesionalisme BUMD ke depan,” pungkas Armansyah.
