Jakarta, TopBusiness – Perumda Air Minum (Perumdam) Batiwakkal Berau, Kalimantan Timur terus konsisten dalam mencatatkan kinerja terbaiknya sepanjang tahun 2025 lalu. Perumdam yang memiliki konsisten visi ‘Menjadi Perusahaan dengan kinerja terbaik dan berkontribusi optimal untuk Berau Maju dan Sejahtera’ ini, baru saja mengikuti sesi presentasi penjurian TOP BUMD Awards 2026, Rabu (11/2/2026).
Hadir dalam penjurian, di antaranya adalah Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal Berau, Saipul Rahman; Kepala Bagian Keuangan & Administrasi Umum, Syaipul Kasni Satiawan; dan Kepala Bagian Teknik, Syahril. Selain itu, Kepala Bagian Hubungan Langganan, Rudy Hartono serta Kepala Bagian Satuan Pengawas Intern, Asra Samsut.
Dalam penjurian, Saipul Rahman menyatakan jika Perumdam Batiwakkal Berau menerapkan 6 strategi bisnis.
Keenam strategi bisnis tersebut adalah: Penyempurnaan SPAM untuk meningkatkan kualitas layanan; Peningkatan Pemasaran; Kolaborasi dengan Pemerintah untuk peningkatan pelayanan; Peningkatan kapasitas dan system pengelolaan Sumber Daya Manusia; Penguatan operasional berbasis IT; dan Kerjasama investasi dan pemasaran dengan mitra strategis.
Perumdam Batiwakkal Berau Raih Peringkat 2 Nasional
Dalam menerapkan strategi bisnis tersebut, Perumdam Batiwakkal Berau dicatat banyak membukukan keberhasilan bisnis. Seperti misalnya Perumdam Batiwakkal Berau meraih Predikat Sehat berdasarkan Buku Kinerja BUMD Air Minum Wilayah III Tahun 2024.
Nilai Kinerja dicatat sebesar 3,95 (Kategori SEHAT). Selain itu, Perumdam Batiwakkal Berau meraih Peringkat Nasional. Tepatnya, Peringkat 2 Nasional Kelompok Pelanggan 20.001–50.000 SL dan Peringkat 1 Wilayah III (Kalimantan & Sulawesi).
Semua capaian tersebut ditopang oleh indikator operasional dan keuangan yang kuat. Seperti di antaranya: untuk cakupan pelayanan di angka 52,60%. Jumlah pelanggan: 37.456 SL (2024). Efektivitas penagihan: 94,64%, dan tarif rata-rata: Rp 5.064/m³ (status full cost recovery/FCR).
Di samping itu, Perumdam juga berhasil menurunkan tingkat kehilangan air (NRW) secara yoy. Tahun 2024 dicatat sebesar 27,54%, dan tahun 2025 turun menjadi 24,84%–24,98%.
“Penurunan NRW ini, menunjukkan penguatan manajemen operasional dan pengendalian risiko teknis, yang secara langsung meningkatkan efisiensi dan menjaga keberlanjutan layanan,” kata Saipul Rahman.
Sementara itu dari sisi pelanggan, Indeks Kepuasan Pelanggan (2025) menyatakan puas dengan angka mencapai 97%. Hal ini mencerminkan Perumdam Batiwakkal Berau mampu menjaga kualitas layanan.
Kinerja Keuangan Meningkat
Perumdam Batiwakkal Berau juga membukukan peningkatan kinerja keuangan secara tahunan (yoy). Hal ini didasarkan pada Laporan Keuangan tahun 2025 (Unaudit) bila dibandingkan dengan tahun 2024.
Pendapatan usaha misalnya, tahun 2024 dicatat sebesar Rp 76,37 miliar, tahun 2025 meningkat menjadi Rp 86,19 miliar. Total aset tahun 2024 dicatat sebesar Rp 207,73 miliar, dan tahun 2025 naik menjadi Rp 214,51 miliar. Sementara itu, laba 2024 dicatat sebesar Rp 4,66 miliar, namun demikian tahun 2025 turun menjadi Rp 1,2 miliar.
Untuk Liabilitas, tahun 2024 dicatat sebesar Rp 1,06 miliar, dan tahun 2025 meningkat menjadi Rp 6,89 miliar. Demikian pula Ekuitas tahun 2024 dicatat sebesar Rp 206,67 miliar dan tahun 2025 naik menjadi Rp 207,62 miliar.
“Adanya kenaikan pendapatan menunjukkan pertumbuhan usaha yang positif. Sementara itu, hasil 2024 dipengaruhi kenaikan beban operasional dan penyusutan. Kebijakan penyesuaian tarif 2024 yang dibatalkan dan kembali ke tarif 2011 membatasi ruang perbaikan cost recovery, namun perusahaan tetap menjaga keberlanjutan layanan dan kinerja sehat,” kata Saipul Rahman.
Pacu Tata Kelola
Keberhasilan menerapkan strategi bisnis yang bermuara pada keberhasilan bisnis dan kinerja keuangan, menurut Saipul Rahman tidak lepas dari keberhasilan Perumdam dalam memperkuat Tata Kelola Perusahaan dan Manajemen Kinerja.
Dimana di antaranya, Perumdam menerapkan Keselarasan Sistem Manajemen SDM dengan Strategi Bisnis melalui penerapan KPI unit kerja yang diturunkan dari RKAP dan target layanan. Selain itu, fokus kompetensi pada operasional SPAM, layanan pelanggan, dan tata kelola.
Perumdam juga terus meningkatkan kompetensi SDM, Direksi, Komisaris/Pengawas. Melalui pelatihan ISO 9001:2015 (Juni 2023) untuk peningkatan sistem manajemen mutu, serta sosialisasi dan pelatihan ISO 45001 & ISO 14001 / SMK3 (2025) untuk K3 & lingkungan.
Perumdam juga melaksanakan sosialisasi dan pelatihan ESG (28 April 2025) bersama BPKP Kaltim, atau melaksanakan sosialisasi dan sertifikasi Halal (2025).
Perumdam bahkan melaksanakan inovasi dan terobosan baik di bidang Layanan Pelanggan dan Human Capital.
Inovasi dalam Layanan Pelanggan misalnya menghadirkan Kanal pengaduan dan informasi pelanggan berbasis digital, Perluasan kanal pembayaran non-tunai (transfer/QRIS/PPOB) untuk meningkatkan kemudahan bayar, Mobil Pelayanan, serta melakukan Diversifikasi layanan dengan Café Senyaman Rasa
Terobosan pada bidang Human Capital melalui peningkatan kapabilitas internal untuk pelaporan keberlanjutan dan manajemen risiko (ESG). Di samping itu, Perumdam juga memperkuat transparansi melalui PPID Online, publikasi laporan keuangan auditan, serta keterbukaan informasi publik.
“Sebagai bagian melaksanakan terobosan di bidang Human Capital, Perumdam Batiwakkal Berau juga mengimplementasikan e-Procurement berbasis web sejak 2024 meningkatkan transparansi pengadaan’, lanjut Saipul Rahman.
Upaya yang dilakukan perusahaan dalam memperkuat Tata Kelola Perusahaan dan Manajemen Kinerja dicatat berhasil meningkatkan Kepuasan Karyawan. Dicatat sebanyak (51,7%) menyatakan Sangat Puas dan sebanyak (48,3%) menyatakan Puas.
Kontribusi
Keberhasilan Perumdam dalam menghadirkan keberhasilan kinerja bisnis dan peningkatan kinerja keuangan, membuat Perumdam Batiwakkal Berau kemudian mampu menghadirkan kontribusi nyata kepada Pemerintah Kabupaten Berau. Luar biasanya lagi, kontribusi ini mampu dihadirkan sekalipun belum ada penyesuaian tarif sejak lama.
Adapun kontribusi yang berhasil dihadirkan misalnya adalah Kontribusi PAD (dividen) tahun Buku 2023 sebesar Rp 1.476.611.399. Selain itu kontribusi fiskal lain seperti memberikan Dana Sosial Pendidikan tahun 2023 sebesar Rp 471.888.971 dan Beban Pajak Penghasilan tahun 2023 sebesar Rp 1.234.492.380. Pada tahun 2025, Perumdam menghadirkan estimasi kontribusi PAD 2025 (Unaudit) sebesar Rp 3,18 miliar.
Di luar kontribusi fiskal, Perumdam Batiwakkal Berau dicatat berhasil mendukung layanan publik air minum di 10 kecamatan Kabupaten Berau, dengan cakupan layanan tahun buku 2024 sebesar 52,91% dan 39.716 pelanggan. Dan pada aspek pembangunan berkelanjutan, Perumdam berhasil menjalankan: Pengendalian NRW (24,98% tahun buku 2024), Efisiensi energi sistem perpompaan, Edukasi pelanggan melalui Kader Air Sekolah (DERAS), serta Perencanaan jangka panjang melalui Business Plan, RISPAM, dan RPAM
