TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Dibuka Melonjak 1,56 Persen, IHSG Tembus 7.600 Lebih Didukung Lonjakan Transaksi

Agus Haryanto
5 March 2026 | 09:37
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia dibuka menguat signifikan pada perdagangan Kamis (5/03/2026). Pada awal sesi I, IHSG melonjak 118,29 poin atau setara 1,56 persen ke level 7.695,35 dari penutupan sebelumnya.

Penguatan juga terjadi pada indeks saham unggulan. Indeks LQ-45 yang berisi 45 saham terlikuid dan berkapitalisasi besar naik 12,25 poin atau 1,59 persen ke posisi 784,70 saat pembukaan.

Pada menit-menit awal perdagangan, aktivitas pasar terpantau ramai. Total frekuensi transaksi tercatat mencapai sekitar 210 ribu kali transaksi. Sementara itu, volume perdagangan menyentuh kisaran 3,2 miliar lembar saham dengan nilai transaksi harian sementara sebesar Rp2,8 triliun.

Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, mayoritas berada di zona hijau. Sekitar 320 saham menguat, 110 saham melemah, dan sisanya stagnan. Kenaikan IHSG pada pembukaan mencerminkan aksi beli yang dominan, terutama pada saham-saham berkapitalisasi besar di sektor perbankan, energi, dan komoditas.

Secara sektoral, penguatan dipimpin oleh sektor keuangan yang mencatat kenaikan lebih dari 2 persen, ditopang oleh reli saham perbankan besar. Sektor energi juga menguat seiring kenaikan harga komoditas global, khususnya batu bara dan minyak mentah. Selain itu, sektor infrastruktur dan industri dasar turut menopang laju indeks pada awal perdagangan.

Sebaliknya, sektor teknologi dan kesehatan bergerak lebih terbatas dengan kecenderungan mixed, mencerminkan aksi ambil untung jangka pendek setelah penguatan dalam beberapa sesi sebelumnya.

Analis pasar modal menilai lonjakan IHSG pada pembukaan Kamis pagi dipengaruhi oleh sejumlah faktor eksternal dan domestik.

Dari eksternal, sentimen positif datang dari penguatan bursa saham kawasan Asia yang merespons kenaikan indeks utama Wall Street pada perdagangan sebelumnya. Optimisme terhadap prospek penurunan suku bunga global serta meredanya kekhawatiran inflasi turut meningkatkan appetite investor terhadap aset berisiko.

BACA JUGA:   IHSG Masih Berjuang Test Resist, Ini Saham yang Direkomendasikan Hari Ini

Dari dalam negeri, stabilitas nilai tukar rupiah dan ekspektasi kinerja keuangan emiten kuartal I-2026 yang solid menjadi katalis tambahan. Investor juga mencermati data ekonomi domestik yang relatif terjaga, termasuk inflasi yang terkendali dan pertumbuhan konsumsi yang tetap kuat menjelang periode Ramadan.

Secara teknikal, posisi IHSG yang menembus level psikologis 7.650 pada pembukaan menunjukkan momentum bullish jangka pendek masih terjaga. Level resistance terdekat berada di area 7.720–7.750, sedangkan support kuat berada di kisaran 7.600.

Apabila volume dan nilai transaksi terus meningkat sepanjang sesi I, peluang IHSG untuk melanjutkan penguatan hingga mendekati 7.750 terbuka lebar. Namun, pelaku pasar tetap mewaspadai potensi aksi ambil untung (profit taking), mengingat kenaikan yang cukup tajam dalam waktu singkat.

Sementara itu, penguatan indeks LQ-45 yang lebih tinggi secara persentase dibanding IHSG mengindikasikan minat beli terkonsentrasi pada saham-saham big caps. Pola ini biasanya mencerminkan strategi investor institusi yang cenderung masuk lebih dulu ke saham berfundamental kuat sebelum merambah saham lapis kedua.

Dalam jangka pendek, arah IHSG akan dipengaruhi oleh perkembangan sentimen global, pergerakan harga komoditas, serta rilis data ekonomi Amerika Serikat dan Tiongkok yang dapat memengaruhi arus dana asing.

Jika sentimen eksternal tetap kondusif dan aliran dana asing berlanjut masuk, IHSG berpotensi melanjutkan tren penguatan menuju area 7.800 dalam beberapa sesi ke depan. Namun, volatilitas diperkirakan tetap tinggi seiring dinamika pasar global.

Dengan pembukaan yang melonjak lebih dari 1,5 persen, pasar saham domestik menunjukkan optimisme yang kuat di awal perdagangan Kamis, didukung likuiditas yang solid serta sentimen makroekonomi yang relatif positif.

(Data AI)

Tags: ihsgindeks
Previous Post

Masih Banyak Sentimen Negatif, Disarankan Buy Empat Saham Ini: BRPT, BUVA, PTRO, PWON

Next Post

Pasar Saham Masih Atraktif, Ini Rekomendasi Buy dari Mandiri Sekuritas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR