Jakarta, TopBusiness – Perusahaan Umum Daerah (PUD) Aneka Usaha Karanganyar terus memperkuat strategi bisnis dan tata kelola perusahaan guna mewujudkan badan usaha milik daerah (BUMD) yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Operasional dan Pengembangan PUD Aneka Usaha Karanganyar, Titin Riyadiningsih, dalam wawancara penjurian TOP BUMD Awards 2026 yang diselenggarakan Majalah TopBusiness secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis, 5 Maret 2026.
Titin menjelaskan bahwa perusahaan memiliki visi menjadi BUMD yang bersinergi, maju, dan berkembang dengan mendorong peningkatan perekonomian daerah serta meningkatkan kontribusi terhadap PAD.
“Terwujudnya PUD Aneka Usaha yang bersinergi, maju, dan berkembang dengan mendorong peningkatan perekonomian daerah serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah,” ujar Titin Riyadiningsih.
Ia mengatakan PUD Aneka Usaha juga berkomitmen membangun perusahaan yang sehat, dinamis, dan akuntabel melalui peningkatan kualitas layanan usaha serta pengembangan sumber daya manusia yang profesional.
Dalam operasionalnya, PUD Aneka Usaha mengelola sejumlah unit usaha di sektor pariwisata dan hiburan. Beberapa di antaranya meliputi pengelolaan kolam renang dan wahana keluarga Intanpari Waterpark, pengelolaan edupark, serta pengembangan kawasan wisata di Tawangmangu. Selain itu, perusahaan juga mengelola aset strategis seperti Gedung Wanita dan Gedung Teater Bhinneka sebagai pusat kegiatan seni dan ekonomi kreatif.
Menurut Titin, pengembangan sektor pariwisata menjadi salah satu strategi utama perusahaan dalam memperkuat bisnis sekaligus mendukung perekonomian daerah.
“Pengembangan unit usaha pariwisata dilakukan melalui peningkatan fasilitas dan layanan wisata serta pengelolaan aset daerah agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas,” katanya.
Dari sisi kinerja keuangan, perusahaan menunjukkan tren yang terus membaik dalam beberapa tahun terakhir. Return on Assets (ROA) pada tahun buku 2024 tercatat sebesar 3,84 persen atau berada di atas ambang batas ROA yang dinilai baik sebesar 3 persen. Sementara itu, Return on Equity (ROE) pada tahun yang sama mencapai 3,85 persen, yang juga berada di atas standar kinerja yang baik.
Kinerja tersebut turut berdampak pada kontribusi perusahaan terhadap kas daerah. Sejak tahun 2021 hingga 2024, PUD Aneka Usaha secara konsisten menyetorkan dividen sebesar 50 persen dari laba bersih kepada Pemerintah Kabupaten Karanganyar sebagai bagian dari peningkatan PAD. Pada tahun buku 2024, laba bersih perusahaan tercatat mencapai lebih dari Rp1,7 miliar dengan dividen sekitar Rp851,9 juta.
Selain peningkatan kinerja keuangan, perusahaan juga mencatat pertumbuhan jumlah pengunjung pada unit usaha wisata. Data perusahaan menunjukkan jumlah pengunjung Intanpari Waterpark meningkat dari 96.133 orang pada 2021 menjadi 380.355 orang pada 2023, sebelum tercatat 359.739 pengunjung pada 2024.
Untuk meningkatkan efisiensi operasional dan pelayanan, PUD Aneka Usaha juga menerapkan sejumlah inovasi digital, antara lain sistem e-ticketing dan e-parking untuk meminimalkan kebocoran pendapatan serta mempercepat layanan kepada pengunjung.
Selain itu, perusahaan juga memanfaatkan sistem pembayaran QRIS, reservasi melalui WhatsApp Business, serta optimalisasi Google Business dan website sebagai bagian dari upaya meningkatkan layanan kepada pelanggan.
Dalam tata kelola perusahaan, PUD Aneka Usaha menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang mencakup transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, kemandirian, dan kewajaran.
“Implementasi GCG dilakukan melalui pengawasan Dewan Pengawas serta penerapan mekanisme seleksi yang objektif dalam pengisian jabatan struktural agar perusahaan tetap profesional dan akuntabel,” ujar Titin.
Ke depan, PUD Aneka Usaha menargetkan kemandirian finansial sebagai BUMD sehingga tidak terus bergantung pada penyertaan modal daerah. Dengan pertumbuhan laba yang stabil, perusahaan diharapkan dapat terus berkontribusi dalam pembangunan dan penguatan ekonomi Kabupaten Karanganyar.
