TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Mandiri Sekuritas Rekomendasikan Buy BBNI, CMRY, dan CNMA

Nurdian Akhmad
10 March 2026 | 10:03
rubrik: Business Info
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBUsiness – Mandiri Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham pilihan untuk perdagangan hari ini, Selasa (10/3/2026), dengan mempertahankan rekomendasi buy pada sejumlah saham perbankan, konsumer, dan sektor hiburan.

Dalam laporan riset Investor Digest, Mandiri Sekuritas menempatkan saham Bank Negara Indonesia (BBNI) sebagai salah satu pilihan utama dengan rekomendasi buy dan target harga Rp4.600 per saham. Rekomendasi ini disampaikan setelah perseroan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang menyetujui pembagian dividen serta sejumlah agenda korporasi lainnya.

Selain BBNI, Mandiri Sekuritas juga mempertahankan rekomendasi buy untuk saham Cisarua Mountain Dairy (CMRY). Emiten produsen produk susu dan makanan konsumen ini dinilai memiliki prospek pertumbuhan yang solid dengan valuasi yang masih menarik. Analis memberikan target harga Rp6.950 per saham.

Di sektor hiburan, Mandiri Sekuritas juga memberikan rekomendasi buy pada saham Nusantara Sejahtera Raya (CNMA) dengan target harga Rp170. Perusahaan pengelola jaringan bioskop tersebut dinilai memiliki momentum positif seiring potensi peningkatan jumlah penonton dari rilis film lokal maupun internasional.

Sementara itu, untuk saham Perusahaan Gas Negara (PGAS), Mandiri Sekuritas memberikan rekomendasi neutral dengan target harga Rp1.600 per saham. Rekomendasi ini mempertimbangkan sejumlah perkembangan kinerja terbaru perseroan yang disampaikan dalam paparan kinerja kuartal IV 2025.

Di luar rekomendasi saham utama, riset tersebut juga menyoroti peluang pada sektor energi seiring lonjakan harga minyak dunia yang telah menembus level di atas US$ 100 per barel. Kondisi tersebut berpotensi menguntungkan sejumlah emiten yang memiliki eksposur pada bisnis hulu migas maupun logistik energi seperti Medco Energi Internasional (MEDC), Energi Mega Persada (ENRG), serta perusahaan logistik energi Buana Lintas Lautan (BULL). Selain itu, Elnusa (ELSA) juga dinilai menjadi pilihan yang relatif lebih defensif di sektor jasa energi.

BACA JUGA:   Punya 2.566 Startup, RI Peringkat Enam Global

Mandiri Sekuritas mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan 9 Maret 2026 berada di level 7.337,4 atau melemah sekitar 3,27%. Meski demikian, valuasi pasar dinilai masih relatif menarik dengan proyeksi price to earnings (P/E) sekitar 11,3 kali untuk 2026 serta dividend yield sekitar 4,8%.

Secara keseluruhan, saham-saham dengan fundamental kuat dan prospek pertumbuhan yang solid dinilai masih menjadi pilihan utama bagi investor di tengah dinamika pasar saat ini.

Tags: rekomendasi saham
Previous Post

IHSG Dibuka Menguat 1,44 Persen, Saham Tambang dan Perbankan Topang Kenaikan Indeks

Next Post

BEI Luncurkan Mode Syariah pada IDX Mobile

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR