Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG pada hari Kamis (26/03) ditutup melemah pada level 7,164.09 (-1.89%). Pelemahan dipimpin oleh saham-saham sektor Energy (-2.91%) dan Industrials (-2.79%).
Sementara itu, asing membukukan net sell sebesar Rp 1.93 Triliun di pasar reguler dengan saham-saham yang paling banyak dibeli seperti: BBCA, BBRI, BBNI, GOTO, dan ANTM. Sentimen negatif disebabkan oleh proposal perdamaian yang diajukan oleh Amerika Serikat ditolak oleh Iran.
Secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk bullish, berhasil menembus MA5, indikator Stochastic golden cross pada area oversold.
“Sehingga dengan demikian, kami perkirakan IHSG akan mengalami penguatan. Berikut saham pilihan hari ini: GGRM, INDF, ENRG, JPFA,” sebut Daily Insight dari Research Team PT Reliance Sekuritas Tbk, yang disampailan Reza Priyambada, Jumat (27/3/2026).
Sementara itu, indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street ditutup mayoritas melemah. Sentimen negatif disebabkan oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump yang tidak yakin apakah mereka mampu atau bersedia membuat kesepakatan damai dengan Iran serta harga minyak yang kembali naik seiring dengan berlanjutnya pertempuran di Timur Tengah.
MARKET OUTLOOK
Pada pagi ini (saat laporan ini dibuat), mayoritas melemah. Seperti Indeks Nikkei 225 melemah -0.27% dan Kospi melemah -3.22%.
“Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 7,217 dan resistance pada level 7,362 dengan kecenderungan menguat,” ujarnya.
Stock picks: GGRM, INDF, ENRG, JPFA
GGRM – Buy
- Harga mendekati MA5.
- Candle terakhir berbentuk bullish belt hold (bullish pattern), yang mengartikan berpeluang besar melanjutkan kenaikannya.
- Stochastic golden cross pada area deep oversold.
- Entry : 13,950 – 14,250
- Resistance : 14,525 – 14,950
- Support : 13,375
- Stoploss : 13,350
- Target : 15,800
INDF – Buy
- Harga masih di atas MA5.
- Candle terakhir berbentuk white spinning top (reversal pattern), yang mengartikan berpeluang besar melanjutkan kenaikannya.
- Stochastic golden cross pada area oversold.
- Entry : 6,000 – 6,150
- Resistance : 6,275 – 6,450
- Support : 5,750
- Stoploss : 5,725
- Target : 6,825
ENRG – Buy
- Harga masih di atas MA5.
- Walaupun candle terakhir berbentuk black spinning top, namun kenaikan harga minyak dunia menjadi katalis positif bagi saham ini.
- Stochastic dead cross pada area deep oversold.
- Entry : 1,420 – 1,450
- Resistance : 1,480 – 1,520
- Support : 1,360
- Stoploss : 1,355
- Target : 1,610
JPFA – Buy
- Harga berhasil menembus MA20 dan masih di atas MA5.
- Candle terakhir membentuk formasi three white soldier (bullish pattern), didukung adanya akumulasi beli yang tercermin pada histogram hijau dalam indikator MACD.
- MACD bullish cross over.
- Entry : 2,460 – 2,520
- Resistance : 2,570 – 2,640
- Support : 2,360
- Stoploss : 2,350
- Target : 2,790
