TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PLN Indonesia Power UBP Grati Dorong Pemulihan Ekosistem Ranu Lewat Program CSR “Ranu Lestari”

Nurdian Akhmad
28 March 2026 | 09:30
rubrik: Ekonomi
PLN Indonesia Power UBP Grati Dorong Pemulihan Ekosistem Ranu Lewat Program CSR “Ranu Lestari”

Jakarta, TopBusiness – Komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat terus diperkuat oleh PT PLN Indonesia Power melalui unit pembangkitnya PLN Indonesia Power UBP Grati.

Salah satu inisiatif yang dijalankan adalah program CSR bertajuk “Ranu Lestari”, sebuah program terpadu yang berfokus pada pemulihan kualitas lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar Danau Ranu Grati, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Grati, Erwin Andy Herlambang, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari strategi tanggung jawab sosial perusahaan yang selaras dengan prinsip keberlanjutan, ESG, serta mendukung agenda pembangunan nasional.

“Program CSR ini kami jalankan sebagai komitmen perusahaan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan,” ujar Erwin dalam presentasi penjurian TOP CSR Awards 2026 yang dilakukan secara daring, Jumat (28/3/2026).

Kontribusi Pembangkit bagi Sistem Kelistrikan

PLN Indonesia Power UBP Grati merupakan salah satu pembangkit strategis yang beroperasi pada sistem interkoneksi Jawa–Madura–Bali. Pembangkit ini memiliki kapasitas netto sebesar 1.060 MW dan berkontribusi sekitar 33 persen terhadap kebutuhan listrik di subsistem Grati.

Operasional pembangkit didukung teknologi dual fuel yang memungkinkan penggunaan bahan bakar gas maupun High Speed Diesel (HSD). Selain itu, unit ini juga telah mengimplementasikan berbagai sistem digitalisasi pembangkit seperti Digimonx, REOC, Diamond, Maximo, dan Proinventory untuk meningkatkan efisiensi operasional.

Dalam aspek keselamatan kerja, pembangkit ini juga mencatatkan capaian penting dengan meraih penghargaan Zero Accident sejak 2008 hingga 2025, yang menunjukkan komitmen kuat terhadap penerapan standar K3.

Latar Belakang Program CSR

Program CSR Ranu Lestari lahir dari hasil kajian sosial dan lingkungan yang dilakukan perusahaan melalui social mapping dan life cycle assessment. Hasil kajian tersebut mengidentifikasi sejumlah persoalan utama di wilayah sekitar, khususnya di kawasan Ranu Grati.

BACA JUGA:   Anugrah Pakarti, Program CSR PT PLN IP Grati untuk Lestarikan Lingkungan dan Berdayakan Warga

Beberapa permasalahan yang ditemukan antara lain pengelolaan sampah yang belum optimal, kualitas air danau yang menurun, serta terbatasnya pemanfaatan limbah padat. Dari sisi sosial ekonomi, pendapatan rata-rata masyarakat masih berada di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK) sekitar Rp 3 juta per bulan, dengan tingkat pendidikan masyarakat sebagian besar masih setara sekolah dasar.

Selain itu, masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor perikanan di Danau Ranu juga menghadapi penurunan kualitas lingkungan yang berdampak pada produktivitas perikanan.

“Berdasarkan kajian tersebut, kami menyusun program CSR yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan kondisi lingkungan di sekitar wilayah operasi,” kata Erwin.

Tiga Intervensi Utama Program

Dalam implementasinya, program Ranu Lestari mengusung tiga intervensi utama.

Pertama adalah konservasi ikan lembok, yakni spesies ikan endemik yang hidup di Danau Ranu Grati dan mulai terancam populasinya akibat penurunan kualitas lingkungan.

Kedua adalah inovasi trash barrier, yaitu penghalang sampah yang dipasang di aliran sungai untuk mencegah sampah masuk ke kawasan danau.

Ketiga adalah pengembangan Rumah Eco Enzyme, yang memanfaatkan limbah buah dan sampah organik untuk diolah menjadi cairan eco enzyme. Cairan ini kemudian digunakan untuk membantu memperbaiki kualitas air danau.

Program tersebut juga didukung dengan pembentukan kelompok masyarakat yang terlibat dalam produksi eco enzyme, pengelolaan sampah, serta kegiatan konservasi.

Perbaikan Kualitas Lingkungan

Implementasi program menunjukkan hasil yang cukup signifikan terhadap kualitas lingkungan. Berdasarkan pemantauan yang dilakukan, kualitas air di kawasan Ranu Grati mengalami perbaikan.

Nilai Biochemical Oxygen Demand (BOD) yang sebelumnya berada pada angka 5 mg/liter, kini turun menjadi sekitar 2,3 mg/liter. Sementara itu nilai Total Suspended Solid (TSS) juga menurun dari 21 mg/liter menjadi 19 mg/liter.

BACA JUGA:   Hebat! Program CSR PT Bio Inti Agrindo Sukses Dongkrak Ekonomi Warga Papua

Selain itu, berbagai kegiatan pengelolaan lingkungan juga berhasil dilakukan, antara lain pemanfaatan 1 ton besi bekas untuk fasilitas inovasi penghalang sampah, pemanfaatan 212 kilogram styrofoam bekas untuk kegiatan konservasi, serta pengelolaan 6,9 ton sampah buah untuk produksi eco enzyme.

Tak hanya itu, masyarakat juga berhasil mengelola 14,8 ton sampah nonorganik melalui berbagai kegiatan pengelolaan sampah berbasis komunitas.

Dampak Ekonomi dan Sosial

Program CSR ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Pendapatan nelayan dan kelompok usaha Lempuk yang ada di sekitar kawasan Ranu Grati tercatat meningkat hingga 44 persen jadi Rp 136,5 juta.

Sementara itu, Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Mina Makmur juga mencatat peningkatan pendapatan sekitar 11 persen menjadi Rp 308,4 juta.

Dari sisi sosial, keterlibatan masyarakat dalam program semakin meningkat. Saat ini telah terbentuk lima kelompok pengelolaan sampah, forum komunikasi masyarakat, serta kelompok budidaya ikan yang aktif dalam menjaga ekosistem danau.

Program ini juga melibatkan partisipasi perempuan melalui kelompok bank sampah dan kegiatan pengelolaan lingkungan berbasis komunitas.

Hasil survei independen menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap program CSR perusahaan mencapai nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 88,58, yang masuk kategori sangat baik.

Selain itu, hasil pengukuran Social Return on Investment (SROI) menunjukkan nilai 1,35, yang berarti setiap satu rupiah investasi program memberikan dampak sosial dan ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

Roadmap Pengembangan Program

Program CSR Ranu Lestari merupakan bagian dari roadmap jangka panjang yang telah dimulai sejak tahun 2022. Pada tahap awal, perusahaan melakukan inisiasi program dan kajian sosial. Selanjutnya pada 2023 dilakukan penguatan budidaya ikan, diikuti pengembangan program pada 2024.

BACA JUGA:   TBA Pesawat Berlaku Besok

Pada tahun 2025 program memasuki fase akselerasi dan seleksi program unggulan, sementara pada 2026 direncanakan memasuki tahap exit strategy dengan memastikan kemandirian masyarakat dalam menjalankan program.

“Harapan kami, program ini tidak hanya memberikan manfaat lingkungan tetapi juga menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasi,” kata Erwin.

Untuk menyukseskan jalannya program tersebut, PLN Indonesia Power UBP Grati mengalokasikan anggaran CSR tahun 2025 sebesar Rp 2,15 miliar.

Dukungan terhadap Agenda Pembangunan Berkelanjutan

Menurut Erwin, program CSR yang dijalankan juga selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau United Nations Sustainable Development Goals (SDGs) serta mendukung agenda pembangunan nasional.

Selain itu, program ini juga sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam pemerataan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan penguatan pembangunan berkelanjutan.

Bagi perusahaan, implementasi program CSR tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat hubungan dengan pemangku kepentingan serta meningkatkan reputasi perusahaan di mata publik dan investor.

“Melalui program ini kami ingin memastikan bahwa keberadaan perusahaan dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujar Erwin.

Komitmen tersebut juga tercermin dari berbagai penghargaan yang diraih perusahaan, di antaranya TOP CSR Awards Bintang 5 pada 2022–2025, TOP CSR Golden Trophy 2024, serta PROPER Emas pada periode 2021–2024. Tahun ini, PLN Indonesia Power UBP Grati juga terpilih menjadi kandidat peraih TOP CSR Awards 2026.

Dengan berbagai capaian tersebut, PLN Indonesia Power UBP Grati optimistis program Ranu Lestari dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat sekitar.

Tags: PLN Indonesia Power UBP GratiTOP CSR Awards 2025TOP CSR Awards 2026
Previous Post

Jadi Kandidat TOP CSR Awards 2026, Ini Program CSR Unggulan YBM BRILiaN

Next Post

Perkuat CSR Berbasis ESG, Panin Asset Management Bangun Ekosistem Finansial Berkelanjutan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR