TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Anugrah Pakarti, Program CSR PT PLN IP Grati untuk Lestarikan Lingkungan dan Berdayakan Warga

Abdullah Suntani
26 March 2025 | 15:39
rubrik: CSR, Event
Anugrah Pakarti, Program CSR PT PLN IP Grati untuk Lestarikan Lingkungan dan Berdayakan Warga

Jakarta, TopBusiness – PT PLN Indonesia Power UBP Grati memiliki Program Anugrah Pakarti (Pelestarian Ranu Grati untuk Ketahanan Pangan dan Konservasi Hayati) sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) ini berfokus pada pelestarian Danau Ranu Grati serta pengembangan budidaya ikan air tawar di Kecamatan Grati.

“PLN IP Grati menyadari bahwa untuk menjamin bisnis pembangkit yang berkelanjutan kita harus melakukan kolaborasi dengan masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan salah satu contohnya yaitu program Anugrah Pakarti,” kata Erwin Andy Herlambang Senior Manager PT PLN Indonesia Power UBP Grati saat mengikuti wawancara penjurian TOP CSR Awards 2025 secara daring, Selasa (25/3/2025).

“Anugrah Pakarti merupakan inovasi sosial berupa pelestarian Ranu Grati untuk ketahanan pangan dan konservasi hayati yang berfokus pada pelestarian dan ranugrati dengan budidaya ikan yang ramah lingkungan serta pengelolaan sampah di danau Ranu Grati,” lanjutnya.

Program ini diinisiasi sebagai solusi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat sekitar danau. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 103 pemuda yang masih menganggur serta 479 lansia yang kurang produktif. Selain itu, budidaya ikan yang masih dilakukan secara tradisional dengan hanya satu jenis ikan menyebabkan keterbatasan hasil panen dan tingginya biaya operasional, terutama untuk listrik dan pakan.

“Latar belakang yang menjadi dasar kami dalam membuat program Anugrah Pakarte adalah terdapat 103 pemuda pengangguran dan 479 lansia yang kurang produktif. Pengelolaan budidaya ikan air tawar yang masih tradisional. Kemudian tingginya biaya operasional baik itu pakan ikan maupun listrik,” beber Erwin.

Masih menurut Erwin, kondisi danau juga menjadi perhatian utama, dengan pemanfaatan yang melebihi daya tampung sebesar 1,77% serta penurunan kualitas air akibat endapan sisa pakan. Selain itu, perlindungan terhadap ikan lempuk, spesies endemik Ranu Grati, menjadi fokus dalam upaya konservasi.

BACA JUGA:   Program Perisai Jaga Bumi Pertamina Gas OWJA Dapat Apresiasi Juri TOP CSR Awards 2024

“(Masalah lainnya) Pemanfaatan danau yang melebihi dari daya tampung. Kemudian kebutuhan terkait kualitas air danau untuk menjaga ekosistem ikan lempuk sebagai ikan endemik” ujarnya.

Meski demikian, Erwin menyadari bahwa setiap masalah selalu ada peluang yang bisa dipetik manfaatnya, seperti semangat gotong royong warga Ranuklindungan, kehadiran tokoh-tokoh lokal yang peduli terhadap kelestarian danau serta adanya rumah pakan ikan dan sistem pengelolaan sampah di Desa Ranuklindungan turut menjadi faktor pendukung.

“Program Anugrah Pakarti ini memiliki potensi yang cukup baik untuk kita lakukan di danau karena adanya modal sosial yang berupa kebersamaan dan gotong royong serta adanya dukungan dari masyarakat dan stakeholder terkait untuk menjaga kualitas air danau serta menjaga ekosistem di danau, terutama ikan lempuk,” kata Erwin.

Dengan adanya Program Anugrah Pakarti, kelompok rentan seperti pemuda pengangguran dan lansia mendapatkan kesempatan untuk lebih produktif melalui sistem budidaya ikan yang lebih modern dan ramah lingkungan. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat tetapi juga menjaga keberlanjutan ekosistem Danau Ranu Grati.

Melalui kerja sama yang erat antara masyarakat, pemerintah, dan PT PLN Indonesia Power UBP Grati, diharapkan Danau Ranu Grati dapat terus menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar sekaligus terjaga kelestariannya untuk generasi mendatang.

Tata Kelola CSR

Dalam upaya memastikan efektivitas program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), PT PLN Indonesia Power UBP Grati menerapkan sistem tata kelola yang terstruktur. Tata kelola CSR ini mencakup lima aspek utama, yaitu sistem perencanaan, pelaksanaan, monitoring, pelaporan, dan evaluasi.

Pada tahap Perencanaan, PLN IP Grati melakukan pemetaan sosial untuk memahami kondisi masyarakat, melibatkan pemangku kepentingan (stakeholder engagement), serta melakukan Life Cycle Assessment dan Need Assessment. Perusahaan juga menyusun rencana strategis lima tahun serta rencana kerja tahunan guna memastikan kesinambungan program.

BACA JUGA:   Berkat Batik Ramli dan Proklim, Pertamina Patra Niaga FT Madiun Jadi Kandidat TOP CSR Awards 2025

“Dalam tata kelola CSR ada beberapa tahapan yang diawali dengan tahapan Perencanaan yang terlebih dahulu kita melakukan pemetaan sosial, kemudian juga kita melakukan studi stakeholder yang tadi disampaikan sebelumnya,” papar Erwin.

Dalam Pelaksanaan, berbagai kegiatan CSR dilaksanakan melalui kolaborasi dengan pemangku kepentingan, pengembangan inovasi program, serta penyusunan laporan pelaksanaan program secara berkala.

“Kemudian kita melakukan kajian yang mana dari hasil kajian tersebut kita mendapatkan rekomendasi dan mendapatkan program-program apa yang kita bisa lakukan baik secara jangka panjang maupun secara tahunan,” tegasnya.

“Nah program yang telah disusun kemudian dilaksanakan,” imbuh Erwin.

Untuk memastikan program berjalan sesuai target, PLN IP Grati menerapkan sistem Monitoring yang mencakup pemantauan bulanan dan tahunan, serta penyusunan laporan monitoring sebagai bahan evaluasi.

Pada tahap Pelaporan, perusahaan secara rutin menyusun laporan kegiatan bulanan yang menjadi dasar untuk melihat perkembangan program yang telah dijalankan.

Terakhir, Evaluasi dilakukan secara berkala melalui evaluasi bulanan dan tahunan, penyusunan laporan evaluasi, serta pengukuran indeks kepuasan masyarakat. Selain itu, PLN IP Grati juga menerapkan studi Social Return on Investment (SROI) guna mengukur dampak sosial dan ekonomi dari program CSR yang telah dilakukan.

Dengan sistem tata kelola yang terstruktur ini, PLN IP Grati berkomitmen untuk menjalankan program CSR yang lebih transparan, terukur, dan berkelanjutan guna memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan lingkungan.

“Kemudian dilakukan monitoring dan pelaporan secara periodik baik bulanan maupun tahunan. Kemudian program tersebut kita evaluasi sebagai langkah perbaikan,” pungkasnya.

Tags: PT PLN Indonesia Power UBP GratiTOP CSR Awards 2024TOP CSR Awards 2025
Previous Post

FIFGROUP Peduli Berbagi Takjil, Tebarkan Kebaikan di Bulan Suci Ramadan

Next Post

Berikut Ini Capaian Kinerja Keuangan 2024 PT BPR Bank Daerah Bangli

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR