TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Masih Jawaranya BUMD Air Minum, Perumdam TKR Siapkan Big Data Berbasis AI Kokohkan Predikat “The Role Model”

Busthomi
12 April 2026 | 21:50
rubrik: BUMD, Event
Masih Jawaranya BUMD Air Minum, Perumdam TKR Siapkan Big Data Berbasis AI Kokohkan Predikat “The Role Model”

Direktur Utama Perumdam TKR, Sofyan Sapar (pegang majalah-ketiga dari kanan) bersama Ketua Penyelenggara TOP BUMD M. Lutfi Handayani (keempat dari kiri) bersama jajaran manajemen Perumdam TKR dan dewan juri TOP BUMD Awards 2026 berfoto bersama usai sesi penjurian. (FOTO: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Dominasi Perumda Air Minum Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang, Banten sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) air minum terbaik di Indonesia belum tergoyahkan.

Sejauh ini, TKR tetap menjadi jawara nomor satu BUMD air minum Tanah Air. Dan salah satu keberhasilannya, berkali-kali meraih penghargaan tertinggi dalam ajang TOP BUMD Awards. Tercatat, TKR sudah mengantongi enam kali penghargaan Bintang 5 berturut-turut dan menjadikannya sebagai Perusahaan role model di ranah BUMD air minum.

Sejak 2019 hingga 2025, Perumdam TKR menjadi perusahaan  daerah air  minum atau PDAM dengan tingkat kesehatan paling baik atau peringkat pertama di Indonesia berdasarkan penilaian BPPSPAM dan Kementerian PUPR.

Apalagi yang teranyar, BUMD kebanggan Kabupaten Tangerang ini kini bersiap melangkah lebih jauh melalui transformasi digital berbasis big data dan artificial intelligence (AI). Dengan begitu, semua aplikasi yang dimilikinya akan terintegrasi secara utuh.

Direktur Utama Perumdam TKR, Sofyan Sapar, saat ditemui jajaran Dewan Juri TOP BUMD Awards 2026, di kantornya di Kawasan Tangerang itu, Kamis (9/4/2026) lalu banyak bercerita kirpahnya selama ini, sehingga layak menyandang yang terbaik nomor wahid di Indonesia.

Namun begitu, secara terbuka dirinya menegaskan bahwa capaian yang diraih selama ini bukan sekadar euforia penghargaan, melainkan hasil dari kinerja nyata yang terukur dari berbagai aspek.

“Kami sudah buktikan bahwa kami memang yang terbaik. Itu bukan sekadar klaim, tapi sudah diuji melalui audit BPKP dan penilaian dari berbagai indikator, baik keuangan, operasional, pelayanan pelanggan, maupun SDM. Makanya hari ini kami undang Dewan Juri untuk kami sampaikan keberhasilan kami selama ini,” ujar Sofyan.

kata Sofyan dalam penjurian yang dihadiri dewan juri TOP BUMD Awards 2024 yaitu M Lutfi Handayani (Pemimpin Redaksi TopBusiness sekaligus Ketua Penyelenggara TOP BUMD Awards 2025), Sentot Baskoro (Asosiasi GRK Indonesia), dan Wahyu Setiaji (Dewan Pakar Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan/ADPMET)).

Sementara Perumdam TKR sendiri dihadiri jajaran top management lengkap. Selain Sofyan Sapar, hadir pula Direktur Umum Sani Tora Wicaksono, Direktur Teknik Yadi Treviadi, Anggota Dewan Pengawas Ahmad Tunji Mustofa, dan jajaran manajemen lainnya.

Langganan Juara, TKR Jaga Profesionalisme

Perumdam TKR tercatat telah meraih penghargaan TOP BUMD Awards dengan predikat tertinggi Bintang 5 hingga enam kali. Konsistensi tersebut menjadikan TKR sebagai salah satu BUMD air minum paling dominan di tingkat nasional.

Namun demikian, Sofyan mengakui bahwa dominasi tersebut juga memunculkan tantangan tersendiri, terutama persepsi publik dan potensi kecemburuan dari BUMD lain.

“Kami sangat confidence bahwa TKR layak mendapatkan penghargaan. Tapi kami juga menjaga profesionalisme, jangan sampai muncul persepsi yang tidak sehat. Karena itu kami ingin pembuktian berbasis data dan kinerja nyata,” tegasnya.

BACA JUGA:   Maksimalkan Pemanfaatan TI, Bank Jambi Capai Target Kinerja di 2021

Dia juga bercerita, keikutsertaan kali ini di TOP BUMD Awards 2026 juga sudah direstui oleh Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid. Cerita Sofyan, nantinya Bupati Tangerang akan datang bersama-sama dengan dirinya dan Dewan Pengawas ke acara gelaran TOP BUMD Awadrs 2026 di Hotel Raffles, Senin (13/4/2026). Dan rombongan akan berangkat usai Perumadam TKR menggelar hajatan HUT ke-50 di kantor TKR yang kebetulan juga bertepatan pada 13 April 2026 ini.

Sesi penjurian TOP BUMD Awards 2026 terhadap Perumdam TKR Tanegrang. FOTO: TopBusiness

Tetap Berumbuh

Salah satu indikator utama kekuatan TKR adalah kemampuannya terus mencatatkan pertumbuhan pelanggan dan meningkatkan kapasitas produksinya. Kendati sudah “kehilangan” sekitar 70 ribu pelanggan yang dihibahkan ke PDAM Kota Tangerang, namun TKR tetap kokoh sebagai BUMD air minum yang masuk kategori besar.

Hingga akhir 2025, perusahaan masih mencatat ada sekitar 193 ribu sambungan rumah (SR), menjadikannya tetap sebagai salah satu PDAM dengan basis pelanggan besar di Indonesia.

Tercatat, Perumdam TKR memiliki pelanggan domestik  yang terus meningkat dari 149,01 ribu (2019), menjadi 181,14 ribu (2020), 186,40 ribu (2021), kemudian 204,51 ribu (2022), dan meningkat lagi jadi 221,96 (2023), 230 ribu pada 2024. Dan tahun kemarin karena dihibahkan sebanyak 70 ribu pelanggan, maka saat memiliki 193 ribu pelanggan.

“Kalau perusahaan air minum tidak tumbuh, itu tanda-tanda masalah. Tapi kami tetap tumbuh, dan itu menjadi indikator kinerja utama kami,” kata Sofyan.

Cakupan pelayanan TKR saat ini mencapai sekitar 80%, dengan target jangka menengah sebesar 86%. Seiring dengan pertumbuhan pelanggan, kapasitas produksi juga terus ditingkatkan untuk menjaga kualitas layanan.

Kinerja Keuangan Solid

Dari sisi kinerja keuangan, Perumdam TKR menunjukkan performa impresif sepanjang 2025. Total pendapatan perusahaan telah mencapai sekitar Rp870 miliar, didorong oleh penyesuaian tarif yang dilakukan pada pertengahan tahun 2025 lalu.

Dari capaian tersebut, perusahaan mampu mencetak laba sebesar Rp132 miliar, dengan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) berupa setoran dividen kepada daerah mencapai Rp36,5 miliar atau sekitar 27% dari laba.

Untuk diketahui, kinerja Perumdama TKR terus melambung. Pada 2022, pendapatannya sebesar Rp640,40 miliar, kemudian naik menjadi Rp 703,81 miliar di 2023, meningkat lagi menjadi Rp755,70 miliar, dan di 2025 tembus Rp870 miliar.

Hal demikian juga terjadi pada laba Perumdam TKR. Pada 2022 labanya tercatat Rp 102,10 miliar, selanjutnya naik menjadi Rp 106,029 miliar pada 2023, Rp 114,05 miliar pada 2024, dan menjadi Rp132 miliar di tahun 2025.

Raihan kinerja yang positif itu juga melanjutkan tren kenaikan kontribusi PAD dalam beberapa tahun terakhir. Dari 2020 sebesar Rp 23,41 miliar, kemudian di tahun berikutnya atau 2021 sebesar Rp 27,49 miliar. Pada 2022, kontribusi PAD Perumda TKR naik lagi menjadi Rp 28,07 miliar, selanjutnya pada 2023 bertambah jadi Rp 29,15 miliar, pada 2024 setoran PAD naik lagi menjadi Rp 30,82 miliar. Dan di tahun 2025 tembus Rp36,5 miliar.

BACA JUGA:   Komitmen Tinggi dalam GRC, Brantas Abipraya Tetap Survive di Tengah Pandemi

Selain itu, total aset perusahaan kini telah mencapai sekitar Rp1,7 triliun, memperkuat posisi TKR sebagai salah satu BUMD air minum dengan skala bisnis terbesar.

“Revenue kami terus naik setelah penyesuaiana tarif pada Juni 20205 lalu. Penyesuaian tarif kami lakukan di waktu yang tepat. Jadi timing-nya itu sangat tepat. Ini bukan sekadar menaikkan, tapi menyesuaikan agar keberlanjutan bisnis tetap terjaga, apalagi biaya operasional seperti bahan kimia terus meningkat. Karena selama ini kami yang paling rendang di banding Kota Tangerang dan Tangerang Selatan,” jelas Sofyan.

FOTO: TopBusiness

Berani Ambil Keputusan Strategis

Terkait kanikan tarif itu, merupakan langkah berani. Sofyan menegaskan bahwa keberhasilan TKR tidak lepas dari keberanian manajemen dalam mengambil keputusan strategis, termasuk kebijakan penyesuaian tarif yang kerap dihindari oleh banyak BUMD air minum lainnya.

“BUMD itu sebenarnya punya ruang untuk menaikkan tarif setiap tahun. Tapi banyak yang bermain aman. Kami memilih berani, tentu dengan perhitungan matang dan komunikasi yang baik,” ujarnya.

Langkah tersebut terbukti efektif dalam menjaga keseimbangan antara keberlanjutan bisnis dan kualitas pelayanan.

Keberanian juga terlihat dari aspek pengembangan SDM dan system penaagihan. Di sisi internal, TKR juga terus melakukan pembenahan, termasuk penguatan SDM melalui kerja sama dengan universitas ternama, salah satunya Universitas Indonesia. Saat ini, sekitar 10–11 pegawai tengah menempuh pendidikan S2, termasuk satu di Australia, New South Wales.

Dari sisi operasional, perusahaan juga fokus meningkatkan efektivitas penagihan yang saat ini masih berada di kisaran 80–82%. Nilai piutang tercatat sekitar Rp48 miliar, yang kini menjadi salah satu prioritas perbaikan.

Pendekatan yang dilakukan pun tidak sekadar represif, melainkan lebih humanis dan persuasif.

“Kami dorong tim turun langsung ke lapangan, door-to-door, dengan pendekatan persuasif. Bahkan kami minta pelayanan diperbaiki dulu, baru penagihan dilakukan. Hasilnya dalam dua hari bisa masuk Rp108 juta per hari. Ini juga menjadi pesan dari BPKP agar penagihan ini lebih efektif,” ungkap Sofyan.

Bahkan keberanian lain lagi terkait penggunaan digitalisasi. Bahkan sosoh Sofyan Sapar ini menjadi salah satu Dirut – bahkan satu-satunya Dirut – di BUMD air minum yang sudah familiar dengan kecerdasan buatan (AI).

Ternyar, dalam gelaran HUT ke-50 Perumdam TKR, pihaknya tidak lagi menggundang artis papan atas sebagai Bintang tamu, melainkan jajaran direksi dan dewan pengawas yang akan menyanyikan lagu sekaligus memainkan alat musiknya. Ternyata, itu semua dibesut oleh AI!

BACA JUGA:   GRC Taspen Life tak Hilangkan Tiga Hal Utama

Menuju Era Big Data dan AI

Memasuki 2026, Perumdam TKR menyiapkan lompatan besar melalui integrasi seluruh sistem menjadi big data berbasis AI.

Selama ini, berbagai aplikasi yang dimiliki perusahaan masih berjalan secara parsial. Ke depan, seluruh data akan diintegrasikan dalam satu sistem terpadu yang mampu memberikan analisis dan solusi secara otomatis.

“Kami akan integrasikan semua sistem menjadi big data. Penyelesaiannya nanti berbasis AI. Ini yang akan menjadi kekuatan baru kami,” jelas Sofyan.

Transformasi ini mencakup:

  • Digitalisasi meter air
  • Integrasi data pelanggan
  • Sistem e-office berbasis AI
  • Pengambilan keputusan berbasis data, dan lain sebagainya.

Sofyan bahkan mendorong seluruh karyawan untuk mulai memanfaatkan teknologi AI dalam pekerjaan sehari-hari.

“Sekarang bukan lagi perang sumber daya alam, tapi perang data. Siapa yang menguasai data, dia yang unggul. Karena itu kami dorong seluruh pegawai melek AI,” tegasnya.

Sebagai Role Model: TKR for Indonesia

Dengan kombinasi kinerja keuangan yang kuat, inovasi berkelanjutan, serta transformasi digital yang progresif, Perumdam TKR optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai role model BUMD air minum di Indonesia.

Konsep big data berbasis AI yang tengah dikembangkan bahkan direncanakan untuk dapat direplikasi oleh BUMD lain di masa mendatang.

“Kami ingin tidak hanya menjadi yang terbaik, tetapi juga menjadi referensi bagi BUMD lain. Kalau sistem ini berhasil, kami siap berbagi dan menjadi role model,” ujar Sofyan.

Hal ini juga yang disematkan oleh jajaran Dewan Juri TOP BUMD Awards 2026, TKR sangat layak menjadi role model BUMD air minum di Indonesia lainnya. Disebutkan M Lutfi Handayani, The Role Model BUMD Indonesia ini baru pertama kali. Dan satu-satunya Adalah TKR. Jadi BUMD yang lain, di sektor yang lain belum ada yang menjadi role model. Ini yang menjadi pembedanya.

“Jadi harapan kita, dengan adanya role model itu, bagaimana TKR ini, tidak hanya bermanfaat dan berdampak positif buat Tangerang saja. Akan tetapi untuk Indonesia. Makanya saya katakana, TKR for Indonesia,” tandas Lutfi.

Oleh karena itu, di tengah dinamika industri dan tantangan pelayanan publik, Perumdam TKR menunjukkan bahwa BUMD tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan berinovasi.

Dari sekadar “jawara penghargaan”, TKR kini bertransformasi menjadi pionir dalam pemanfaatan teknologi, menandai babak baru BUMD berbasis data dan kecerdasan buatan. “Kami tidak ingin berhenti di penghargaan. Yang kami kejar adalah keberlanjutan dan kualitas layanan. Dan ke depan, itu harus berbasis teknologi dan data,” tutup Sofyan.

Tags: perumdam TKR TangerangTOP BUMD Awards 2026
Previous Post

Menteri Dody Dorong Percepatan Pembangunan SR Tahap II di Surabaya, Selesai Sesuai Target Juni 2026

Next Post

Industri Baja Terus Diintensifkan Dorong Ekonomi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR