TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

CSR Brantas Abipraya Dukung Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

Achmad Adhito
15 April 2026 | 15:20
rubrik: CSR
CSR Brantas Abipraya Dukung Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

Ilustrasi CSR/Freepik

Jakarta, TopBusiness—PT Brantas Abipraya menegaskan komitmennya dalam menjalankan CSR dan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) sebagai bagian integral dari strategi bisnis berkelanjutan. Melalui berbagai program berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG), perusahaan konstruksi milik negara ini mendorong penciptaan nilai jangka panjang sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Corporate Secretary Brantas Abipraya, Dian Sovana, menyampaikan bahwa TJSL bukan sekadar program filantropi, melainkan bagian dari strategi korporasi untuk memastikan keberlanjutan usaha.

“TJSL merupakan tanggung jawab perusahaan atas dampak keputusan dan aktivitas bisnis terhadap masyarakat dan lingkungan, yang dilaksanakan secara transparan dan etis,” kata Dian dalam presentasi online untuk Dewan Juri Top CSR Awards 2026 (15/4/2026).

“Hal tersebut menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Dian didampingi oleh VP TJSL Brantas Abipraya, Madroy. Juga ada sejumlah staf seperti Wira Nurkusuma, Devi Savira, Deden Heryadesastra.

Secara garis besar, implementasi TJSL Brantas Abipraya berfokus pada tiga pilar utama, yakni sosial, lingkungan, serta ekonomi dan tata kelola. Pada pilar sosial, perusahaan menjalankan program seperti Abipraya Pintar yang mencakup pemberian beasiswa, pelatihan, hingga sertifikasi tenaga kerja konstruksi. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia sekaligus menjawab kebutuhan industri terhadap tenaga kerja terampil.

Data perusahaan menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah peserta program sertifikasi, dari 135 peserta pada 2021 menjadi ratusan peserta setiap tahunnya hingga 2024. Dampaknya, produktivitas tenaga kerja meningkat, peluang kerja semakin terbuka, serta nilai manfaat sosial (SROI) mengalami kenaikan yang signifikan.

Di sektor lingkungan, Brantas Abipraya mengembangkan berbagai inisiatif berbasis ekonomi sirkular dan konservasi. Salah satu program unggulan adalah Abipraya Cermat yang mengelola limbah plastik dan kain menjadi produk bernilai ekonomis. Program ini tidak hanya mengurangi timbulan sampah, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

BACA JUGA:   Produsen BBM Terbesar, Pertamina Patra Niaga Cilacap Ciptakan Ekonomi Sirkular dan Kemandirian Masyarakat Pesisir

Selain itu, perusahaan juga menjalankan program penanaman pohon, pengelolaan limbah konstruksi, serta penyediaan akses air bersih dan sanitasi. Program sanitasi melalui Abipraya Sehat, misalnya, berhasil meningkatkan akses jamban sehat bagi masyarakat di wilayah yang sebelumnya masih menghadapi praktik buang air besar sembarangan. Dampaknya, risiko penyakit berbasis lingkungan dapat ditekan dan kualitas hidup masyarakat meningkat.

Dalam aspek ekonomi, Dian menjelaskan lagi, Brantas Abipraya mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan koperasi (UMK) melalui program UMK Naik Kelas. Program ini meliputi pelatihan manajemen, peningkatan kualitas produk, hingga akses pembiayaan. Hasilnya, sejumlah UMK binaan berhasil meningkatkan omzet, memperluas pasar, dan naik kelas secara berkelanjutan.

Dari sisi tata kelola, perusahaan memastikan seluruh pelaksanaan TJSL berada dalam kerangka Good Corporate Governance (GCG) dan standar internasional seperti ISO 37001.

“Pengawasan dilakukan secara aktif oleh Direksi (BOD) dan Dewan Komisaris (BOC), termasuk melalui pembentukan komite khusus TJSL serta penerapan standar operasional prosedur yang ketat,” kata Dian.

“Peran manajemen sangat penting dalam memastikan program TJSL selaras dengan strategi bisnis. Kami tidak hanya fokus pada dampak sosial, tetapi juga bagaimana program tersebut dapat menciptakan efisiensi, inovasi, dan reputasi positif bagi perusahaan,” kata Dian.

Lebih lanjut, perusahaan juga mengintegrasikan prinsip triple bottom line—people, planet, dan profit—dalam setiap kebijakan dan program. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan tidak hanya mengejar pertumbuhan finansial, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sejalan dengan agenda pembangunan nasional dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), Brantas Abipraya menargetkan berbagai capaian hingga 2029, termasuk peningkatan kualitas SDM, pengurangan dampak lingkungan, serta penguatan ekonomi lokal. Program-program tersebut juga dikaitkan dengan indikator pembangunan nasional untuk memastikan kontribusi yang terukur.

BACA JUGA:   Hebat! Program CSR PT Bio Inti Agrindo Sukses Dongkrak Ekonomi Warga Papua

Ke depan, Brantas Abipraya akan terus memperkuat integrasi TJSL dalam model bisnisnya, termasuk melalui digitalisasi sistem, kolaborasi multipihak, serta inovasi program berbasis kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, perusahaan tersebut optimistis dapat menjaga keberlanjutan usaha sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi dan sosial di Indonesia.

Tags: csr brantas abiprayaTOP CSR Awards 2026
Previous Post

Volatilitas Global Meningkat, JFX Dorong Transparansi dan Penguatan Ekosistem Perdagangan Berjangka di Indonesia

Next Post

BAZNAS Paparkan Strategi ESG Berbasis Zakat dalam Penjurian TOP CSR Awards 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR