TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

105 Jembatan Gantung Dibangun pada 2026, Akses Desa di 25 Provinsi Makin Terhubung

Albarsyah
24 April 2026 | 09:52
rubrik: Business Info
105 Jembatan Gantung Dibangun pada 2026, Akses Desa di 25 Provinsi Makin Terhubung

Jakarta, TopBusines — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun 105 unit jembatan gantung pada Tahun Anggaran (TA) 2026 yang tersebar di 25 provinsi di seluruh Indonesia. Pembangunan ini ditujukan untuk meningkatkan konektivitas masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan dan kawasan yang masih menghadapi keterbatasan akses akibat kondisi geografis.

Program Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga ini difokuskan pada wilayah dengan tantangan geografis seperti terpisah oleh sungai, jurang, maupun kontur perbukitan.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan jembatan gantung merupakan solusi tepat bagi daerah yang membutuhkan akses cepat dan efisien.

“Jembatan gantung memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Mobilitas menjadi lebih mudah, distribusi hasil pertanian lebih lancar, dan akses terhadap layanan publik semakin terbuka,” ujar Menteri Dody.

Setiap lokasi pembangunan ditetapkan melalui evaluasi teknis dan survei lapangan dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan masyarakat, kondisi keterisolasian wilayah, akses transportasi, serta potensi manfaat ekonomi yang dihasilkan.

Secara teknis, jembatan gantung yang dibangun memiliki bentang rata-rata 40 hingga 120 meter dengan lebar sekitar 1,8 meter. Desain disesuaikan dengan kondisi geografis setempat dengan konstruksi yang kuat, efisien, dan mudah dalam pemeliharaan oleh masyarakat.

Sebaran pembangunan jembatan gantung ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan pembangunan yang merata hingga ke wilayah terluar, tertinggal, dan terdepan (3T). Salah satu provinsi dengan alokasi pembangunan cukup besar adalah Jawa Tengah dengan 16 unit jembatan gantung yang tersebar di beberapa kabupaten.

Pembangunan jembatan gantung tersebut menghubungkan desa-desa yang sebelumnya terpisah oleh sungai maupun kondisi geografis lainnya, sehingga mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi hasil produksi lokal.
Kementerian PU memastikan setiap pembangunan jembatan gantung dilaksanakan dengan mengedepankan aspek keselamatan, kualitas konstruksi, serta ketahanan terhadap kondisi lingkungan. Selain sebagai penghubung fisik, jembatan gantung diharapkan menjadi simpul penggerak ekonomi lokal dan memperkuat interaksi sosial masyarakat.

BACA JUGA:   Lorena Akan Naikkan Tarif Bus Lebaran Hingga 35 Persen
Tags: Kementerian PU
Previous Post

Progres 92%, Bendungan Mbay Siap Perkuat Ketahanan Air dan Pangan di NTT

Next Post

Material Longsor Dibersihkan, Akses Pameu–Geumpang Segera Difungsikan Kembali

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR