Jakarta, BusinessNews Indonesia – Setelah reli selama tiga hari beruntun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (12/4 ditutup melorot 50,13 poin atau setara 0,79% ke level 6.310,80. Penurunan indeks ini terseret dari pelemahan yang juga terjadi di Bursa Asia.
Sbanyak 219 saham berada di zona merah sehingga menekan gerak IHSG. Selain itu, 143 saham menguat dan 126 saham stagnan.
Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 389.905 kali sebanyak 8,4 miliar saham. Sedangkan total nilai transaksi hariannya sebesar Rp 6,2 triliun.
Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih senilai Rp 750 miliar di seluruh pasar. Kurs rupiah sore ini berada di posisi Rp 13.768 per dolar Amerika Serikat (AS).
Melihat kinerja sektor saham, seluruh sektor tertekan. Pelemahan tertinggi dibukukan oleh sektor aneka industri dengan turun 2,30 persen dan disusul kemudian dengan sektor infrastruktur yang tertekan 1,61 persen.
Saham-saham yang mengalami penguatan antara lain CKRA naik 34,74 persen ke level Rp 128, MIRA dan MITI yang terkerek naik 34 persen ke level Rp 67.
Adapun saham-saham yang menahan laju IHSG karena terjadi pelemahan, yakni GHON yang harus tergelincir jauh 23,88 persen, saham TIFA ambrol 13,33 persen, dan saham TFCO dengan penurunan 11,56 persen.
Pelemahan IHSG hari ini terserek oleh regional dimana Nikkei Jepang susut 26,82 persen dan Hang Seng Hong Kong tercatat turun 66,43 persen.
