TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Masih Ada Potensi Koreksi, Analis Sarankan Buy Saham BMRI, BBNI, FILM, AADI, ASII, dan BRIS

Busthomi
29 May 2026 | 08:38
rubrik: Capital Market
Kembali ke Tren Positif, Saham Ini Jadi Pilihan Trading: EMTK, EMAS, ESSA, MBMA, ADMR, dan WIFI

Ilustrasi trading saham. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG kemarin ditutup turun 1.23%, disertai dengan net sell asing ~1.89 Tn. Saham yang paling banyak dijual asing adalah TPIA, BBCA, BBRI, BMRI dan BREN.

Untuk perdagangan hari ini, menurut Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, laju IHSG berpotensi melanjutkan koreksi hari ini.

“Dengan kondis itu, maka level support IHSG diproyeksi di rentang 6000-6070 dan level Resist IHSG diperkirakan di kisaran 6200-6300,” ujar dia, dalama risetnya, Jumat (29/5/2026).

Trading Idea hari ini: BMRI, BBNI, FILM, AADI, ASII, dan BRIS

  • BMRI Spec Buy dengan area beli di 4100-4120, cutloss di bawah 4040. Target dekat di 4160-4230.
  • BBNI Spec Buy dengan area beli di 3800-3840, cutloss di bawah 3770. Target dekat di 3870-3900.
  • FILM Spec Buy dengan area beli di 2440-2520, cutloss di bawah 2400. Target dekat di 2580-2630.
  • AADI Spec Buy dengan area beli di 8300-8325, cutloss di bawah 8250. Target dekat di 8400-8500.
  • ASII Spec Buy dengan area beli di 5100-5125, cutloss di bawah 5050. Target dekat di 5200-5300.
  • BRIS Spec Buy dengan area beli di 1900-1930, cutloss di bawah 1880. Target dekat di 1960-1990.

Global Overnight Review

Wall Street: S&P 500 dan Nasdaq Catat Rekor Pasca AS-Iran Perpanjang Gencatan Senjata. Indeks-indeks saham Wall Street kompak mencatat level tertinggi (all time high) pada perdagangan Kamis (28/5).

Didorong rally saham teknologi dan optimisme pasar terhadap perpanjangan gencatan senjata antara AS dan Iran. Indeks S&P 500 naik 0,58% dan Nasdaq Composite melonjak 0,91% dan Dow Jones Industrial Average menguat 0,05%.

Penguatan saham teknologi setelah perusahaan cloud data Snowflake memberikan proyeksi kinerja yang kuat, sehingga kembali memicu optimisme terhadap tren kecerdasan buatan (AI).

BACA JUGA:   BNI Sekuritas: Awas Ada Koreksi, Enam Saham Ini Jadi Pilihan

Saham Snowflake melesat 36,5%, setelah membukukan kinerja QoQ di atas ekspektasi pasar dan memberikan panduan pendapatan Q2 yang positif.

Perusahaan juga mengumumkan rencana belanja US$ 6 miliar untuk layanan Amazon Web Services dalam lima tahun ke depan.

Sementara itu, saham Sandisk menguat 3,3%, saham Qualcomm dan Advanced Micro Devices (AMD) masing-masing naik 4,2% dan 4,6%.

Di sisi lain, pasar semakin menguat setelah laporan Axios menyebut negosiator AS dan Iran menyepakati nota kesepahaman (MoU) untuk memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari, sekaligus melanjutkan negosiasi program nuklir Iran.

Namun, kesepakatan itu masih menunggu persetujuan Presiden AS Donald Trump.

Bursa Asia Melemah, Sinyal AS & Iran Soal Kesepakatan Damai Berbeda. Bursa Asia melemah pada perdagangan Kamis (28/5).

Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,47%, Topix melemah 0,41%, Hang Seng Hong Kong menurun 1,27%, Taiex Taiwan turun 1,40%, Kospi Korea Selatan melemah 0,53%, dan ASX 200 Australia berkurang 1,43%.

Sedangkan, Kawasan China daratan menguat, CSI 300 dan Shanghai Composite naik 0,12%. Sementara itu, Straits Times turun 0,79% dan FTSE Malaysia melemah 0,83%.

Di sisi lain, pelemahan bursa Asia level tertinggi sepanjang masa setelah sinyal yang saling bertentangan dari AS dan Iran mengenai prospek kesepakatan untuk mengakhiri perang.

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia tidak puas dengan negosiasi dengan Iran, yang merdam harapan akan terobosan yang akan segera terjadi. Trump menegaskan tidak ada satu negara pun yang akan mengendalikan Selat Hormuz. (Source: Investor Daily, Kontan, Bloomberg)

Tags: sahamsaham hari inisaham pilihan
Previous Post

Akhir Pekan Ini, JCI Diperkirakan Naik

Next Post

Hans Kwee: Rebalancing MSCI Bisa Jadi Titik Balik Kebangkitan IHSG

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR