TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

ASSA Tebar Dividen Rp 184,6 Miliar, Setara 44% Laba Bersih 2025

Nurdian Akhmad
18 June 2026 | 10:35
rubrik: Business Info, Capital Market
ASSA Tebar Dividen Rp 184,6 Miliar, Setara 44% Laba Bersih 2025

Jakarta, TopBusiness – PT Adi Sarana Armada Tbk (IDX: ASSA) memutuskan membagikan total dividen sebesar Rp184,6 miliar atau Rp50 per saham kepada para pemegang saham. Nilai tersebut setara dengan 44 persen dari laba bersih Perseroan tahun buku 2025 yang mencapai Rp417,7 miliar.

Keputusan pembagian dividen tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 17 Juni 2026 di Jakarta.

Dividen yang dibagikan terdiri atas dividen interim sebesar Rp73,8 miliar atau Rp20 per saham yang telah dibayarkan pada kuartal III 2025, serta dividen final sebesar Rp110,7 miliar atau Rp30 per saham yang baru disetujui dalam RUPST.

Direktur Utama ASSA, Prodjo Sunarjanto, mengatakan pembagian dividen tersebut mencerminkan komitmen Perseroan untuk memberikan nilai tambah kepada pemegang saham, di tengah kinerja yang terus bertumbuh.

“Kami optimis penguatan lini bisnis dan efisiensi yang terus dilakukan ini akan mendorong profitabilitas dan pertumbuhan kinerja Perseroan dalam jangka panjang,” kata Prodjo dalam keterangannya, Kamis (18/6/2026).

Kinerja ASSA pada kuartal I 2026 menjadi salah satu faktor yang mendukung keputusan pembagian dividen tersebut. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp1,5 triliun atau tumbuh 11 persen secara tahunan.

Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh segmen logistik yang mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 21 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Saat ini, bisnis logistik telah menyumbang sekitar 45 persen terhadap total pendapatan ASSA.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan, ASSA terus memperkuat lini bisnis logistik yang menjadi salah satu mesin utama pertumbuhan perusahaan. Perseroan mengandalkan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi sekaligus memperluas layanan logistik yang terintegrasi.

Berbagai teknologi telah diterapkan ASSA, mulai dari robotic sorting yang digunakan oleh Anteraja hingga Warehouse Management System (WMS) pada layanan pergudangan dan fulfillment Titipaja.

BACA JUGA:   Modernisasi Fasilitas Produksi, Lenzing Group Investasi Rp 3,3 Triliun

Menurut Prodjo, teknologi telah menjadi fondasi utama dalam pengembangan bisnis logistik ASSA. “Di ASSA logistik, teknologi bukan suatu tambahan, tetapi merupakan urat nadi pertumbuhan bisnis dan layanan-layanan bagi para pengguna untuk memberikan solusi bagi masalah logistik mereka end to end, mulai dari first hingga last mile,” ujarnya.

ASSA juga telah mengintegrasikan seluruh layanan logistiknya dari first mile hingga last mile, termasuk layanan logistik rantai dingin, logistik halal, dan green logistics.

Selain itu, Perseroan memperkuat transformasi digital melalui penggunaan Transportation Management System (TMS) yang pada kuartal I 2026 resmi ditambahkan sebagai kegiatan usaha baru. Langkah ini diharapkan dapat memperluas kapabilitas layanan logistik sekaligus meningkatkan daya saing ASSA di tengah pertumbuhan kebutuhan logistik nasional.

“Integrasi sistem berbasis teknologi mendukung visibilitas end-to-end pada rantai pasok, dan TMS menjadi bagian penting dari transformasi digital ASSA sehingga proses distribusi dapat berjalan lebih produktif, terintegrasi, dan optimal,” kata Prodjo.

Di luar bisnis logistik, ASSA juga terus memperkuat sinergi pada lini usaha rental korporasi dan ekosistem kendaraan bekas melalui PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC), yang menaungi merek JBA, Caroline.id, dan Motogadai.

Dengan kombinasi pertumbuhan bisnis, transformasi digital, serta kebijakan dividen yang konsisten, ASSA optimistis dapat menjaga pertumbuhan berkelanjutan sekaligus meningkatkan nilai bagi para pemegang saham dalam jangka panjang.

Tags: bagi dividenPT Adi Sarana Armada Tbk
Previous Post

Panselnas Sesuaikan Ketentuan Seleksi SDM KDKMP dan KNMP Tahun 2026

Next Post

HET MINYAKITA Dipertahankan, Distribusi ke Pasar Rakyat Diperkuat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR