TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

WIKA Beton Pasok Material Proyek NPEA, Jalur Logistik Terminal Kalibaru Makin Lancar

Albarsyah
3 July 2026 | 16:15
rubrik: BUMN
WIKA Beton Pasok Material Proyek NPEA, Jalur Logistik Terminal Kalibaru Makin Lancar

Ket: Tiang Pancang WIKA Beton di Lokasi Proyek NPEA

Jakarta, TopBusiness – Terminal Kalibaru, atau yang dikenal dengan New Priok Container Terminal One (NPCT 1), memegang peranan krusial sebagai gerbang ekspor-impor andalan Indonesia. Sebagai kawasan pelabuhan yang kapasitas bongkar muatnya terus bertumbuh, tingginya mobilitas kargo bertonase besar di pesisir utara Jakarta ini jelas menuntut infrastruktur penghubung yang terintegrasi secara mulus.

Berangkat dari kebutuhan krusial tersebut, proyek New Priok Eastern Access (NPEA) milik Pelindo digagas untuk menyambungkan terminal secara langsung dengan jaringan Jalan Tol Cibitung-Cilincing yang dimulai sejak 2025 dan ditargetkan beroperasi pada 2027 mendatang.

Dalam upaya meningkatkan konektivitas logistik ini, PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) ikut berperan dalam memasok material konstruksi. WIKA Beton memasok beragam produk bermutu tinggi mulai dari tiang pancang, balok jembatan, half slab, hingga ready mix. Pemenuhan prasarana darat dan laut bernilai total Rp153 miliar ini dibagi ke dalam dua paket kontrak, yakni NPEA-1 sebesar Rp85 miliar dan NPEA-2 senilai Rp68 miliar.

Durabilitas infrastruktur menjadi kunci utama kelancaran lalu lintas kendaraan berat di pesisir Jakarta. Direktur Utama PT Wijaya Karya Beton Tbk, Kuntjara, menegaskan bahwa spesifikasi proyek NPEA yang ketat sangat selaras dengan komitmen keandalan mutu perusahaan.

“Mengingat jalur logistik ini akan dilintasi kendaraan berat secara terus-menerus, standar kualitas tinggi pada seluruh produk WIKA Beton akan memastikan prasarana ini memiliki durabilitas jangka panjang,” ungkapnya.

Untuk menjaga ritme pembangunan di lapangan, Kuntjara juga memastikan bahwa manajemen distribusi material dikelola secara terukur. Kelancaran distribusi produk ini dicapai melalui optimalisasi fasilitas Batching Plan Ancol serta dukungan operasional dari pabrik Bogor.

Ketersediaan material yang andal dalam proyek ini pada akhirnya diharapkan tidak hanya berdampak positif pada kinerja finansial perusahaan, tetapi juga kian memperkuat ekosistem Danantara dan BUMN dalam melesatkan daya saing logistik nasional.

BACA JUGA:   Sukses Tembus Posisi Global di Sektor Industri Material Konstruksi, WIKA Beton Raih ESG Score 71
Tags: WTON
Previous Post

PHR Zona 4 Gelar PLCLP 2026, Dorong Tumbuhnya Pemimpin Muda dan Tenaga Kerja Kompeten

Next Post

Konsisten Kawal Sekolah Rakyat, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Apresiasi Percepatan Pembangunan oleh Hutama Karya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR