TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

LRT Jakarta Perkuat Tata Kelola GRC untuk Wujudkan Layanan Transportasi Berkelas Kota Dunia

Albarsyah
6 July 2026 | 13:34
rubrik: Event
LRT Jakarta Perkuat Tata Kelola GRC untuk Wujudkan Layanan Transportasi Berkelas Kota Dunia

Jakarta, TopBusiness – PT LRT Jakarta terus memperkuat penerapan Governance, Risk Management, and Compliance (GRC) sebagai fondasi dalam membangun layanan transportasi publik yang aman, andal, dan berkelas dunia. Penerapan GRC yang terintegrasi menjadi strategi perusahaan untuk mendukung transformasi Jakarta sebagai kota metropolitan sekaligus pusat bisnis nasional dan internasional.

Keberadaan Light Rail Transit (LRT) Jakarta merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghadirkan sistem transportasi massal yang modern, mudah diakses, bersih, serta terintegrasi dengan moda transportasi lainnya. Pengembangan transportasi berbasis rel ini juga menjadi jawaban atas tantangan mobilitas di ibu kota yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi.

Memasuki usia Jakarta yang ke-499 tahun, persoalan kemacetan masih menjadi tantangan utama. Kepadatan lalu lintas yang tinggi tidak hanya berdampak terhadap produktivitas masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan emisi karbon. Karena itu, pembangunan transportasi publik berbasis energi ramah lingkungan menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung target Net Zero Emission (NZE).

LRT Jakarta mulai beroperasi pada 2019 dan saat ini melayani jalur perkotaan dengan rencana pengembangan jaringan menuju kawasan penyangga Jakarta, seperti Bekasi, Bogor, dan Tangerang. Pengembangan tersebut ditujukan untuk menciptakan sistem transportasi yang semakin terintegrasi dan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi.

Saat ini jaringan LRT Jakarta telah melayani lintasan sepanjang 5,8 kilometer pada rute Velodrome–Pegangsaan Dua. Ke depan, perusahaan menyiapkan sejumlah pengembangan jalur yang akan memperluas cakupan layanan hingga mencapai sekitar 33,8 kilometer. Rencana tersebut meliputi pembangunan koridor Velodrome–Manggarai sepanjang 6,4 kilometer, Manggarai–Dukuh Atas sepanjang 2,4 kilometer, Jakarta International Stadium (JIS)–Pegangsaan Dua sepanjang 8,2 kilometer, Velodrome–Klender sepanjang 4,5 kilometer, serta JIS–Rajawali dan Klender–Halim yang menjadi bagian dari pengembangan jaringan LRT Jakarta pada tahap berikutnya.

BACA JUGA:   LRT Jakarta Fase 1B Masuki Tahap Pengujian, Progres Pembangunan Capai 93,07 Persen

Direktur Utama PT LRT Jakarta, Aditia Kesuma Negara, mengatakan bahwa penguatan tata kelola perusahaan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja operasional maupun keuangan perusahaan.

“Kinerja perusahaan terus menunjukkan tren yang semakin baik, baik dari sisi pelayanan kepada pelanggan maupun kinerja bisnis,” ujar Aditia saat memaparkan materi di hadapan Dewan Juri TOP GRC Awards 2026, Rabu (1/7/2026).

Peningkatan tersebut terlihat dari pertumbuhan jumlah pengguna LRT Jakarta yang terus meningkat setiap tahun. Pada 2021 jumlah penumpang tercatat sebanyak 315.366 orang, kemudian meningkat menjadi 721.434 penumpang pada 2022. Tren positif tersebut berlanjut pada 2023 dengan jumlah pengguna mencapai 1.037.162 penumpang, meningkat menjadi 1.226.818 penumpang pada 2024, dan kembali naik menjadi 1.336.859 penumpang pada 2025.

Selain pertumbuhan jumlah pelanggan, perusahaan juga mencatatkan peningkatan pendapatan usaha. Pada 2024, pendapatan usaha mencapai Rp265 miliar dan meningkat menjadi Rp306 miliar pada 2025. Sementara itu, laba usaha pada 2024 tercatat sebesar Rp12,6 miliar dan pada 2025 sebesar Rp9,4 miliar.

Menurut Aditia, pencapaian tersebut tidak terlepas dari penerapan GRC yang dijalankan secara konsisten dan terintegrasi di seluruh lini perusahaan.

Ia menjelaskan, implementasi GRC di LRT Jakarta berfokus pada lima pilar utama, yakni Strategic Alignment, Sustainability Protection, Value Protection, Performance Enablement, dan Stakeholder Trust. Kelima pilar tersebut menjadi landasan perusahaan dalam memastikan seluruh strategi bisnis berjalan selaras dengan prinsip tata kelola yang baik, manajemen risiko yang efektif, serta kepatuhan terhadap regulasi.

Melalui pendekatan tersebut, LRT Jakarta menargetkan terciptanya operasi yang aman dan andal guna menjaga kualitas pelayanan kepada pelanggan. Di sisi lain, perusahaan juga terus berupaya meningkatkan pendapatan dari sektor farebox melalui peningkatan pengalaman pelanggan dan pertumbuhan jumlah penumpang.

BACA JUGA:   LRT Jakarta Perkuat Tata Kelola GRC untuk Wujudkan Bisnis Berkelanjutan

Tidak hanya mengandalkan pendapatan dari tiket, LRT Jakarta juga mengembangkan berbagai sumber pendapatan non-farebox melalui kerja sama komersial, optimalisasi ruang iklan di kawasan stasiun, serta berbagai bentuk kolaborasi bisnis lainnya. Diversifikasi pendapatan tersebut menjadi strategi penting untuk memperkuat ketahanan finansial perusahaan sekaligus mendukung keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.

Aditia menambahkan, transformasi digital juga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung efektivitas penerapan GRC. Pemanfaatan teknologi informasi melalui konsep Intelligent GRC memungkinkan perusahaan meningkatkan kualitas pengelolaan risiko, memperkuat pengawasan, mempercepat proses pengambilan keputusan, serta meningkatkan efisiensi operasional.

Selain sistem dan teknologi, keberhasilan implementasi GRC juga ditopang oleh penguatan budaya perusahaan. LRT Jakarta terus menanamkan nilai-nilai budaya kerja Lincah, Ramah, Terpercaya, dan Jujur kepada seluruh insan perusahaan sebagai fondasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dengan penguatan tata kelola perusahaan, manajemen risiko yang terintegrasi, dukungan teknologi digital, serta budaya perusahaan yang kuat, LRT Jakarta optimistis mampu menghadirkan layanan transportasi publik yang semakin aman, nyaman, berkelanjutan, sekaligus mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota global dengan sistem transportasi massal berkelas dunia.

Tags: LRT Jakarta
Previous Post

Autopedia Bikin Perusahaan Lelang

Next Post

Wamenkop: Kopdes Merah Putih Bangun Ekosistem Desa yang Berkeadilan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR