Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG pada hari Kamis (23/07) ditutup melemah pada level 6,315.31 (-0.30%). Pelemahan dipimpin oleh saham-saham sektor Industrials (-1.32%) dan Consumer Cyclicals (-1.16%).
Sementara itu, asing membukukan net sell sebesar Rp 712.21 miliar di pasar reguler dengan saham-saham yang paling banyak dijual seperti: BBCA, TPIA, ASII, BBRI, dan DSSA.
Sentimen negatif dari naiknya eskalasi perang Iran yang menyebabkan naiknya harga minyak dunia (brent) hingga menembus level USD100/barrel serta melemahnya kurs USD/IDR.
Secara teknikal, candle terakhir IHSG membentuk formasi two black crows, masih di atas MA5 dan MA20, indikator Stochastic dead cross pada area overbought.
“Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG akan mengalami pelemahan. Berikut saham pilihan hari ini: HMSP, COCO, INCO, dan TINS,” sebut riset harian dari Research Team Reliance Sekuritas, Jumat (24/7/2026).
Sementara itu, indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street ditutup mayoritas melemah. Sentimen negatif disebabkan oleh laporan kinerja keuangan terbaru dari perusahaan-perusahaan teknologi besar yang kembali memicu kekhawatiran terkait pengeluaran besar-besaran untuk kecerdasan buatan (AI).
Sementara melonjaknya harga minyak memperparah kekhawatiran inflasi dan mendorong kenaikan imbal hasil obligasi.
MARKET OUTLOOK
Pada pagi ini (saat laporan ini dibuat), mayoritas melemah. Seperti Indeks Nikkei 225 melemah -2.50% Indeks Kospi melemah +2.90%.
“Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 6,247 dan resistance pada level 6,366 dengan kecenderungan melemah,” ujarnya.
Stock picks: HMSP, COCO, INCO, TINS
HMSP – Buy
- Harga masih di atas MA5 dan MA20.
- Candle terakhir berbentuk doji, didukung adanya akumulasi beli yang tercermin pada histogram hijau dalam indikator MACD.
- MACD golden cross.
- Entry : 715 – 735
- Resistance : 755 – 785
- Support : 685
- Stoploss : 680
- Target : 830
COCO – Buy
- Harga berhasil menembus MA5 dan MA20.
- Candle terakhir berbentuk white inverted hammer (reversal pattern), yang mengartikan berpeluang besar melanjutkan kenaikannya.
- Stochastic mengindikasikan akan golden cross pada area deep oversold.
- Entry : 139 – 143
- Resistance : 147 – 153
- Support : 133
- Stoploss : 132
- Target : 164
INCO – Buy
- Harga masih di atas MA5 dan MA20.
- Candle terakhir membentuk formasi two white soldier (bullish pattern), didukung adanya akumulasi beli yang tercermin pada histogram hijau dalam indikator MACD.
- MACD golden cross.
- Entry : 5,000 – 5,150
- Resistance : 5,275 – 5,475
- Support : 4,820
- Stoploss : 4,810
- Target : 5,800
TINS – Buy
- Harga masih di atas MA5 dan MA20.
- Candle terakhir membentuk formasi two white soldier (bullish pattern), didukung adanya akumulasi beli yang tercermin pada histogram hijau dalam indikator MACD.
- MACD golden cross.
- Entry : 3,650 – 3,730
- Resistance : 3,820 – 3,930
- Support : 3,500
- Stoploss : 3,490
- Target : 4,160
