Jakarta, TopBusiness – PT Bank Pembangunan Daerah Bali (Bank BPD Bali) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola perusahaan, pengelolaan risiko, dan kepatuhan sebagai bagian dari upaya menjaga daya saing dan keberlanjutan usaha perbankan.
Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, S.H., M.H., menyampaikan bahwa secara visi dan misi, Bank BPD Bali tetap mempertahankan arah yang sama seperti tahun sebelumnya, yakni menjadi bank yang kuat, berdaya saing tinggi, dan terkemuka dalam melayani masyarakat serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“Secara visi dan misi, Bank BPD Bali tetap mempertahankan arah yang sama seperti tahun lalu, yaitu menjadi bank yang kuat, berdaya saing tinggi, dan terkemuka dalam melayani masyarakat serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Nyoman kepada Dewan Juri TOP GRC Awards 2026 yang berlangsung secara daring dari Jakarta, Selasa (28/07/2026).
Selain Direktur Utama, hadir pula Drs. I Wayan Sutela Negara, M.M selaku Direktur Kepatuhan PT Bank Pembangunan Daerah Bali.
Ia menjelaskan bahwa dalam visi tersebut terdapat sejumlah fokus utama yang menjadi prioritas perusahaan. Salah satu fokus yang mendapat perhatian khusus adalah peningkatan tata kelola perusahaan, pengelolaan risiko, dan kepatuhan yang sejalan dengan penerapan Governance, Risk, and Compliance (GRC).
Menurutnya, penerapan GRC menjadi landasan penting bagi Bank BPD Bali dalam menjalankan operasional secara sehat, transparan, dan akuntabel. Melalui penguatan tata kelola, manajemen risiko yang terintegrasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, bank diharapkan mampu menghadapi tantangan industri perbankan yang semakin dinamis.
“Peningkatan tata kelola, pengelolaan risiko, dan kepatuhan yang sejalan dengan penerapan Governance, Risk, and Compliance merupakan salah satu fokus utama kami,” katanya.
Nyoman menambahkan bahwa penguatan aspek GRC tidak hanya ditujukan untuk memenuhi ketentuan regulator, tetapi juga untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pemangku kepentingan terhadap Bank BPD Bali.
Dengan strategi tersebut, Bank BPD Bali optimistis dapat terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat kontribusinya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Budaya Kerja
Menurut Nyoman, pencapaian visi perusahaan didukung oleh penerapan budaya kerja yang dikenal dengan sebutan CINTA, yang mencakup nilai competence (kompeten), integrity (integritas), teamwork (kerja sama), dan customer awareness (kepedulian terhadap nasabah).
“Budaya kerja CINTA menjadi landasan bagi seluruh insan Bank BPD Bali dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari. Nilai-nilai tersebut kami terapkan secara konsisten agar kualitas layanan dan profesionalisme perusahaan terus meningkat,” ujar Nyoman.
Ia menjelaskan, seluruh nilai budaya kerja tersebut juga diperkuat oleh nilai-nilai kearifan lokal Bali yang menjadi identitas Bank BPD Bali. Penguatan nilai lokal dinilai penting untuk menjaga karakter perusahaan sekaligus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat dan nasabah.
Dalam implementasinya, Bank BPD Bali menetapkan berbagai kebijakan dan program pendukung. Salah satu program yang menjadi perhatian perusahaan adalah Program Harmoni Spiritual, yang dirancang sebagai bagian dari program kerja perusahaan untuk meningkatkan dan menjaga ketangguhan GRC Bank BPD Bali ke depan.
Nyoman menegaskan bahwa Program Harmoni Spiritual tidak hanya berfokus pada aspek spiritualitas, tetapi juga diarahkan untuk membangun keseimbangan nilai, etika, dan tanggung jawab dalam lingkungan kerja. Dengan demikian, perusahaan berharap seluruh pegawai dapat bekerja secara profesional, berintegritas, dan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap nasabah.
“Melalui Program Harmoni Spiritual, kami ingin memperkuat ketangguhan GRC perusahaan sehingga Bank BPD Bali mampu menghadapi tantangan ke depan dengan tata kelola yang semakin baik,” kata Nyoman.
Bank BPD Bali menilai penguatan budaya kerja, integritas, dan tata kelola merupakan langkah strategis untuk mendukung keberlanjutan perusahaan sekaligus meningkatkan kepercayaan nasabah dan pemangku kepentingan.
Penerapan budaya kerja di Bank BPD Bali berbasis nilai CINTA terus menjadi pedoman utama dalam menjalankan aktivitas kerja sehari-hari. Nilai tersebut terdiri atas competence, integrity, teamwork, dan customer awareness, yang diarahkan untuk membentuk sumber daya manusia yang profesional, bertanggung jawab, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan.
Dalam aspek competence, organisasi mendorong penguatan budaya belajar dan budaya digital agar setiap insan kerja mampu beradaptasi dengan perkembangan dan perubahan yang terjadi. Semangat berpikir kreatif dan inovatif terus dikembangkan guna mendukung pencapaian visi dan misi perusahaan. Profesionalisme juga ditegakkan melalui penerapan standar kerja yang tinggi dengan tetap mematuhi ketentuan yang berlaku.
Selain itu, sikap adaptif, akurat, dan berdaya juang menjadi bagian penting dalam budaya kerja. Setiap pegawai didorong untuk siap menghadapi perubahan, memiliki semangat untuk terus berkembang, serta menjaga ketelitian dan akurasi dalam melaksanakan pekerjaan.
Nilai integrity diwujudkan melalui budaya disiplin yang menekankan kepatuhan terhadap etika, ketentuan, dan peraturan. Standar etika dan moral dijunjung tinggi dalam setiap tindakan, sementara kejujuran menjadi prinsip utama dengan menolak segala bentuk suap, gratifikasi, maupun penyalahgunaan jabatan. Kedisiplinan dan tanggung jawab juga terus diperkuat sebagai bagian dari etos kerja yang berkomitmen.
Sementara itu, pada aspek teamwork, kolaborasi dan sinergi menjadi landasan dalam membangun hubungan kerja yang harmonis. Loyalitas kepada perusahaan ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun ego sektoral. Komunikasi yang terbuka dan saling menghargai perbedaan pendapat terus dikembangkan agar tercipta lingkungan kerja yang kondusif. Nilai kesetaraan juga ditekankan dengan menumbuhkan empati tanpa membedakan jabatan, pangkat, maupun generasi.
Dalam bidang pelayanan, nilai customer awareness diwujudkan melalui komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna dan pelanggan. Organisasi berupaya menciptakan pengalaman pelayanan yang positif, membangun kedekatan dengan pelanggan melalui interaksi yang nyaman, serta bertindak cepat dalam memenuhi kebutuhan dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi pelanggan.
Melalui penerapan budaya kerja CINTA secara konsisten, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang produktif, profesional, dan mampu memberikan pelayanan yang berkualitas serta berkelanjutan kepada seluruh pengguna dan pelanggan.
