TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

WIKABETON Terapkan GRC, Kinerja Bisnis Meroket dan Bidik Pasar Global

Albarsyah
20 August 2026 | 16:45
rubrik: Event
WIKA Beton Garap Proyek Underpass Grup Adaro di Sumsel

Jakarta, TopBusiness – PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKABETON) menunjukkan bahwa penerapan tata kelola perusahaan yang kuat, manajemen risiko yang terukur, serta kepatuhan yang konsisten mampu menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Melalui penerapan Governance, Risk and Compliance (GRC) secara terintegrasi, perusahaan infrastruktur tersebut berhasil mencatatkan kinerja bisnis yang semakin membaik, memperkuat kepercayaan investor, sekaligus membuka peluang ekspansi ke pasar internasional.

Kinerja WIKABETON sepanjang 2025 menjadi salah satu indikator keberhasilan strategi tersebut. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp3,59 triliun dan meraih kontrak baru hingga Rp4 triliun. Di sisi profitabilitas, WIKABETON mencatatkan laba bersih sebesar Rp4 miliar pada 2025 dan menargetkan laba bersih meningkat menjadi Rp20 miliar pada 2026.

Tidak hanya kinerja keuangan, kualitas tata kelola perusahaan juga terus mengalami peningkatan. Hal ini tercermin dari skor ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) WIKABETON yang meningkat dari 92,37 pada 2024 menjadi 97,59 pada 2025.

Direktur Utama WIKABETON Kuntjara mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam memperkuat tata kelola, kepatuhan, manajemen risiko, serta pengelolaan bisnis secara berkelanjutan.

“Kinerja korporasi WIKABETON sudah tidak diragukan lagi. Hal ini terlihat dari berbagai prestasi yang telah kami torehkan. Nilai ACGS kami merupakan salah satu yang tertinggi di sektor konstruksi. Bahkan, posisi penilaian kami sangat kompetitif dibandingkan berbagai perusahaan besar lainnya,” ujar Kuntjara di hadapan Dewan Juri TOP GRC Awards 2026, Kamis (20/08/2026).

Menurutnya, pencapaian tata kelola tersebut menjadi bukti bahwa WIKABETON tidak hanya bersaing dengan perusahaan sejenis di dalam negeri, tetapi juga mulai mendapatkan pengakuan dalam penilaian berskala global.

Kepercayaan investor terhadap keberlanjutan bisnis perseroan juga terus menguat. Hal itu tercermin dari peningkatan skor Environmental, Social and Governance (ESG) berdasarkan penilaian S&P Global.

BACA JUGA:   WIKA Beton Dorong Inovasi untuk Transportasi Asia Tenggara di RailwayTech Indonesia 2025

Pada 2024, WIKABETON memperoleh skor ESG sebesar 46 dari 100. Angka tersebut melonjak signifikan menjadi 71 dari 100 pada 2025. Peningkatan tersebut mencerminkan semakin kuatnya persepsi pasar terhadap komitmen perusahaan dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan.

Sentimen positif terhadap WIKABETON juga meningkat di ruang publik. Pada 2025, tingkat eksposur pemberitaan dengan sentimen positif mencapai 94,2 persen, meningkat dibandingkan 53,32 persen pada 2024. Total pemberitaan positif mengenai perusahaan tercatat mencapai 3.976 publikasi.

Kepercayaan terhadap WIKABETON juga datang dari pasar internasional. Perseroan berhasil memperluas kiprahnya melalui sejumlah proyek di luar negeri, di antaranya proyek jalan tol Manila CP 102 serta proyek Stasiun Clara International Corp JV.

Kuntjara menegaskan, performa bisnis dan keuangan WIKABETON terus menunjukkan perbaikan. Salah satu fokus utama manajemen adalah menjaga kesehatan arus kas agar operasional perusahaan dan kewajiban kepada para mitra usaha tetap berjalan dengan baik.

“Kinerja dan performa bisnis WIKABETON terus kami perkuat. Dari sektor keuangan, kondisi perseroan juga terus dijaga. Cash flow kami terkelola dengan baik dan likuiditas perusahaan dijaga untuk mendukung pembayaran serta kewajiban kepada rantai pasok,” kata Kuntjara.

Ia menambahkan, kondisi tersebut menjadi bagian dari upaya WIKABETON membangun fundamental bisnis yang sehat dan berkelanjutan sebagai salah satu perusahaan di lingkungan BUMN Karya.

Selain memperkuat tata kelola dan keuangan, WIKABETON juga terus mengembangkan portofolio produknya. Perseroan memiliki sejumlah lini produk dan solusi terintegrasi untuk mendukung pembangunan infrastruktur, mulai dari produk tiang beton, produk perkeretaapian, jembatan, bangunan, struktur hidrolik, retaining wall, struktur kelautan, hingga ready mix.

Keunggulan WIKABETON, menurut Kuntjara, tidak hanya terletak pada kemampuan memproduksi material infrastruktur, tetapi juga pada kemampuan memberikan solusi dan layanan terintegrasi hingga tahap implementasi di lapangan.

BACA JUGA:   WIKA Beton Perkuat Roadmap Dekarbonisasi Berbasis Kerangka SBTi

Perseroan juga terus mendorong penggunaan teknologi dan material yang lebih ramah lingkungan. Salah satunya melalui pemanfaatan material sisa atau residu industri yang dapat digunakan kembali dalam proses produksi.

“Produk kami terus diarahkan menjadi lebih hijau dan berkelanjutan. Kami ingin menghadirkan solusi infrastruktur yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki dampak lingkungan yang lebih baik,” ujarnya.

Komitmen keberlanjutan tersebut juga diterapkan melalui penguatan prinsip Environmental, Social and Governance di berbagai lini operasional. Dalam penggunaan energi, WIKABETON secara bertahap mendorong pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) di fasilitas produksinya.

Pemanfaatan energi surya menjadi salah satu langkah yang telah dan terus dikembangkan. Ke depan, perseroan berharap penggunaan EBT dapat semakin luas di seluruh fasilitas pabrik, termasuk melalui pengembangan energi surya serta peluang pemanfaatan sumber energi bersih lainnya.

“Harapan kami, seluruh pabrik secara bertahap dapat memanfaatkan energi yang lebih bersih. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mendukung pengurangan emisi dan menjaga keberlanjutan lingkungan,” jelas Kuntjara.

Ke depan, WIKABETON membidik posisi yang semakin kuat di pasar global. Perseroan telah menyiapkan berbagai strategi, termasuk pengembangan talenta muda, inovasi produk, penguatan tata kelola, serta ekspansi bisnis secara berkelanjutan.

“Harapan kami, BUMN Karya ini dapat menjadi perusahaan yang disegani di pasar global, Asia Pasifik, dan dunia. Kami telah menyiapkan talenta-talenta muda untuk terus membangun perusahaan agar berkembang, bertumbuh secara berkelanjutan, dan memberikan kontribusi besar bagi pembangunan perekonomian Indonesia,” tegas Kuntjara.

Dalam penjurian Top GRC Awards 2026 tersebut, jajaran manajemen WIKABETON turut hadir, di antaranya Direktur Pemasaran dan Pengembangan Rija Judaswara, Direktur Teknik dan Produksi Verly Widiantoro, Komisaris Utama Yudha Permana Jayadikarta, serta Corporate Secretary Ignatius Harry Sumartono.

BACA JUGA:   TOP BUMD Awards 2026: Menjaga Fungsi Sosial dan Menguatkan Kemandirian, Strategi EFITA RSUD Prof. W.Z. Johannes Kupang

Dengan penguatan GRC, peningkatan kinerja keuangan, pengakuan terhadap tata kelola dan ESG, serta ekspansi ke pasar internasional, WIKABETON menegaskan transformasinya sebagai perusahaan solusi infrastruktur yang tidak hanya mengejar pertumbuhan bisnis, tetapi juga keberlanjutan dan daya saing global.

Tags: WTON
Previous Post

IHSG Melesat pada Penutupan Perdagangan Kamis

Next Post

Danantara Siapkan Skema Merger dan Restrukturisasi PT PP

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR