TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Dibuka Menguat, Sentimen Positif Berlanjut di Awal Perdagangan

Agus Haryanto
21 August 2026 | 09:27
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (BEI). FOTO: (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengawali perdagangan Jumat, 21 Agustus 2026, dengan pergerakan positif. IHSG dibuka menguat 22,48 poin atau 0,35 persen ke posisi 6.524,07.

Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turut menguat 2,62 poin atau 0,41 persen ke posisi 641,36.

Penguatan pada awal perdagangan menunjukkan sentimen positif masih menopang pasar saham domestik. Sebelumnya, IHSG ditutup menguat 1,68 persen ke level 6.501,585 pada perdagangan Kamis (20/8), dengan mayoritas saham mencatatkan kenaikan.

Secara teknikal, posisi IHSG yang kembali bergerak di atas level 6.500 memberikan sinyal positif terhadap momentum jangka pendek. Namun, setelah mengalami penguatan cukup signifikan pada perdagangan sebelumnya, ruang pergerakan indeks juga berpotensi diwarnai aksi ambil untung atau profit taking.

Sejumlah analis memperkirakan IHSG pada perdagangan Jumat berada pada fase konsolidasi dengan area support di kisaran 6.482 dan resistance sekitar 6.546. Pelaku pasar juga mencermati sejumlah sentimen domestik, termasuk rilis data neraca transaksi berjalan Indonesia kuartal II 2026, yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan indeks sepanjang perdagangan.

Dari sisi sentimen, penguatan pasar masih ditopang oleh optimisme terhadap pasar regional dan global. Namun, investor tetap mewaspadai perkembangan arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat, pergerakan imbal hasil obligasi global, serta risiko geopolitik yang dapat memengaruhi minat investor terhadap aset berisiko.

Dengan demikian, pergerakan IHSG pada perdagangan Jumat diperkirakan masih memiliki kecenderungan positif selama mampu bertahan di atas area support. Namun, indeks perlu menembus area resistance untuk melanjutkan penguatan secara lebih kuat, sementara kegagalan mempertahankan momentum berpotensi memicu konsolidasi di tengah aksi ambil untung investor.

BACA JUGA:   Sukses Turnaround, GULA Akhirnya Catatkan Laba di Paruh Pertama

Data AI

Tags: ihsgindeksJCI
Previous Post

Hadapi Industri Semen yang Sarat Tekanan, Semen Gresik Andalkan GRC dan AI Perkuat Ketahanan Bisnis

Next Post

BNI Hadirkan Layanan Kesehatan dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Bencana NTT

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR