Jakarta, BusinessNews Indonesia—Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang, Jakarta Timur, kini tingkat keselamatannya semakin baik. Sebab, ada teknologi VPU (vapour recovery unit) yang diterapkan di situ.
Direktur Logistik, Supply Chain, dan Infrastruktur Pertamina, Gandhi Sriwidodo, mengatakan bahwa VPU meningkatkan efisiensi TBBM Plumpang dan menurunkan kadar kandungan berbahaya dalam uap BBM di sekitar terminal itu.
“Sebelum pemanfaatan VRU, uap BBM yang terbentuk saat operasi penerimaan, penimbunan, dan penyaluran terbuang sempurna. Dengan implementasi VRU ini, uap BBM disirkulasi kembali sehingga dapat mengurangi losses penguapan, mengurangi risiko safety, dan menurunkan kadar kandungan berbahaya uap BBM di sekitar area TBBM,” ucap Gandhi melalui keterangan media pagi ini.
Sistem VRU tersambung ke jalur pengisian mobil tangki dan tangki timbun. Uap BBM yang biasanya terjadi saat proses penerimaan, penimbunan, dan penyaluran dikelola kembali sehingga bisa menjadi cairan BBM jenis Premium.
Hingga April 2018, tercatat TBBM Plumpang mampu menghasilkan volume BBM dari VRU sebanyak 1,20 juta liter. Dari volume tersebut, jika memakai acuan harga keekonomian saat ini, nilai efisiensi diperkirakan dapat mencapai Rp 4,89 miliar.
Selain menghasilkan efisiensi BBM, Gandhi mengungkapkan, penerapan VRU menjadi salah satu upaya Pertamina dalam menjaga kebersihan udara karena gas buang yang biasanya dilepas ke udara dapat diserap.
