Jakarta, TopBusiness – PT Bhirawa Steel menerima kunjungan Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Jawa Timur dalam rangka factory visit di fasilitas produksi Bhirawa Steel, kawasan Margomulyo Surabaya pada Kamis (27/8).
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan industri konstruksi sekaligus memperkenalkan kapabilitas produksi, sistem pengendalian mutu, serta produk baja tulangan beton unggulan Bhirawa Steel, yaitu BjTS 550.
Kunjungan yang diikuti oleh 20 peserta tersebut dipimpin oleh Ketua DPP INKINDO Jawa Timur, Ir. Irwan Susilo, S.T., M.T., IPM, serta turut dihadiri Bendahara Umum DPP INKINDO Jawa Timur, Agus Setiyono. Rombongan diterima oleh manajemen PT Bhirawa Steel yang diwakili oleh Andy Yesaya selaku Sekretaris Perusahaan, Alfan Fatkhur selaku General Manager Marketing dan Pengembangan Bisnis, serta Dibyo Gani selaku General Manager Keuangan, Human Capital dan Umum.
Ketua DPP INKINDO Jawa Timur, Ir. Irwan Susilo, S.T., M.T., IPM, menyampaikan apresiasi atas komitmen PT Bhirawa Steel dalam menjaga kualitas produk dan penerapan standar keselamatan kerja dalam proses produksinya.
“Sebagai konsultan yang bergerak di bidang perencanaan, pengawasan, dan manajemen konstruksi, kami sangat terkesan dengan komitmen PT Bhirawa Steel dalam menjaga kualitas produk baja tulangan yang dihasilkan. Keandalan material, konsistensi mutu, serta penerapan keselamatan kerja menjadi hal penting yang memberikan keyakinan terhadap kapabilitas Bhirawa Steel sebagai mitra dalam mendukung keberhasilan proyek-proyek konstruksi,” ujar Irwan dalam siaran pers.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh penjelasan mengenai profil perusahaan, proses produksi baja tulangan, penerapan standar kualitas, hingga sistem keselamatan kerja yang diterapkan di lingkungan pabrik. Salah satu materi yang diperkenalkan dalam plant tour adalah penggunaan billet yang diproduksi melalui jalur Blast Furnace–Basic Oxygen Furnace (BF–BOF) sebagai bahan baku produksi baja tulangan Bhirawa Steel. Penggunaan blast furnace billet merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga konsistensi dan homogenitas mutu bahan baku serta mengendalikan kandungan pengotor (impurities), yang didukung melalui proses produksi dan pengendalian mutu secara konsisten.
Dari sisi standar produk, baja tulangan beton Bhirawa Steel diproduksi dengan mengacu pada SNI 2052:2024. Dalam pemilihan bahan baku maupun proses produksinya, Bhirawa Steel juga memperhatikan standar dan ketentuan teknis penggunaan baja tulangan beton untuk pekerjaan konstruksi, termasuk Surat Edaran Menteri PUPR Nomor 13/SE/M/2019 beserta standar teknis yang menjadi rujukannya. Penerapan standar tersebut menjadi bagian dari komitmen Bhirawa Steel dalam menjaga kualitas dan keandalan produk yang dihasilkan.
Salah satu produk yang menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut adalah BjTS 550, yaitu baja tulangan beton berkekuatan tinggi yang dapat menjadi alternatif material konstruksi dengan keunggulan dari sisi performa dan efisiensi penggunaan material. Dengan karakteristik tersebut, BjTS 550 relevan untuk mendukung kebutuhan pembangunan infrastruktur modern, termasuk konstruksi yang membutuhkan material berkualitas tinggi dengan mempertimbangkan aspek ketahanan terhadap gempa.
Lebih lanjut, Irwan berharap PT Bhirawa Steel dapat terus meningkatkan inovasi dan teknologi produksinya agar mampu menjawab kebutuhan industri konstruksi yang terus berkembang.
“Kami berharap PT Bhirawa Steel terus mempertahankan dan meningkatkan inovasi teknologi produksinya agar selalu adaptif terhadap dinamika industri konstruksi modern. Ke depan, sinergi antara konsultan konstruksi dan PT Bhirawa Steel dapat semakin erat dalam mendukung pemenuhan material yang berkualitas, efisien, dan berkelanjutan,” tambah Irwan.
Bagi PT Bhirawa Steel, kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan dengan konsultan konstruksi sebagai salah satu stakeholder penting dalam ekosistem pembangunan infrastruktur. Melalui kegiatan ini, Bhirawa Steel berharap dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas sekaligus memperkuat kontribusi dalam menyediakan produk baja tulangan berkualitas untuk mendukung pembangunan infrastruktur Indonesia.
Komitmen Bhirawa terhadap kualitas tercermin dari kepercayaan berbagai BUMN Karya dalam menggunakan produk Bhirawa Steel, di antaranya PT Hutama Karya (Persero), PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT PP (Persero) Tbk, PT Nindya Karya (Persero) dan PT Brantas Abipraya (Persero). Selain itu, produk Bhirawa Steel juga telah digunakan oleh sejumlah perusahaan swasta nasional, termasuk Pakuwon Group.
Dengan pengalaman dan kapabilitas yang dimiliki, Bhirawa Steel terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional melalui penyediaan baja tulangan berkualitas. Produk Bhirawa Steel telah digunakan dalam berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN), di antaranya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), Jalan Tol Trans Jawa, pembangunan bendungan, serta berbagai proyek infrastruktur strategis lainnya.
