TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Strategi Human Capital Topang Pertumbuhan Parindo Jaya OWS

Irawan Djoko Nugroho
2 October 2026 | 16:13
rubrik: Event, HC
Strategi Human Capital Topang Pertumbuhan Parindo Jaya OWS

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness — PT Parindo Jaya OWS adalah perusahaan yang memiliki visi menjadi perusahaan pemasok peralatan minyak dan gas yang paling dikagumi di kawasan Asia Tenggara melalui kerja sama lokal, pengembangan produk dalam negeri, serta penyediaan layanan purnajual terbaik.

Visi tersebut menuntut kesiapan teknologi, kompetensi, dan kecepatan layanan perusahaan. Untuk mendukung implementasi visi tersebut, PT Parindo Jaya OWS kemudian melaksanakan Human Capital (HC).

Dalam melaksanakan HC, PT Parindo Jaya OWS menempatkannya sebagai bagian penting dari strategi pertumbuhan perusahaan. HC tidak lagi ditempatkan sebagai fungsi administratif.

Hal tersebut disampaikan HR Manager PT Parindo Jaya OWS Sabrina Amelia dalam Penjurian TOP HC Awards 2026 yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Menurut Sabrina kembali, dalam melaksanakan HC perusahaan menerapkan sistem Human Capital Management System (HCMS).

Penerapan HCMS

Pada penerapan sistem Human Capital Management System (HCMS), PT Parindo Jaya OWS dicatat menempatkan pengembangan SDM sebagai agenda strategis perusahaan. Penempatan ini mendapat dukungan langsung dari Direksi.

Dukungan ini diwujudkan melalui dukungan terhadap budget, resources, waktu, kebutuhan kompetensi, hingga keterlibatan pimpinan dalam pengembangan talenta.

Selain itu, Direksi dan Department Head terlibat langsung dalam Talent Review. Perusahaan juga membangun pipeline kepemimpinan mulai dari Employee, Supervisor, Manager, Department Head hingga General Manager. Melalui pendekatan tersebut, seorang pimpinan tidak hanya bertanggung jawab terhadap business results, tetapi juga terhadap people results.

Di samping itu, perusahaan melakukan penguatan melalui penerapan tata kelola yang lebih terstruktur. PT Parindo Jaya OWS bahkan dicatat mengembangkan kerangka kerja dan proses HC yang terintegrasi, struktur organisasi sesuai kebutuhan bisnis Oil & Gas, alur pengambilan keputusan tenaga kerja, serta HR Policies, SOP, dan Work Instructions yang terdokumentasi.

BACA JUGA:   Flip Perkuat Strategi SDM Lewat Sistem HCMS Terintegrasi

Kebijakan tersebut mencakup recruitment and selection, compensation and benefit, performance management, disciplinary management, attendance and leave, industrial relations, serta health, safety and welfare.

Di sisi kinerja, KPI individu dihubungkan dengan Corporate maupun Department Objectives, disertai performance review secara berkala serta konsekuensi dan reward berdasarkan pencapaian.

“Perusahaan juga menggunakan HR Dashboard yang diarahkan untuk memantau headcount, turnover, absenteeism, payroll dan benefit, sekaligus menjaga akurasi serta kerahasiaan data karyawan,” kata Sabrina.

Transformasi Digital

Untuk semakin memperkuat pelaksanaan HC, PT Parindo Jaya OWS melakukan transformasi digital. Dalam transformasi digital ini, perusahaan menggunakan HRIS untuk proses absensi, pengajuan overtime, cuti, perhitungan payroll, dan penerbitan slip gaji. Sistem tersebut dilengkapi dengan konsep Employee Self-Service dan Manager Self-Service.

Di sisi rekrutmen, perusahaan juga telah memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence yang tersedia pada beberapa job portal eksternal untuk membantu HR dalam membuat Job Description, Job Requirement dan melakukan penyortiran kandidat.

Digitalisasi tersebut membuat proses HC lebih praktis sekaligus mendukung kebutuhan perusahaan dalam memperoleh SDM yang sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Human Capital Initiative

Banyak Human Capital Initiative yang telah dihadirkan perusahaan. HC Initiative tersebut tidak berhenti pada sistem dan kebijakan formal.

Salah satunya, ia dihadirkan untuk membantu meminimalkan turnover. Di mana perusahaan dicatat menjalankan berbagai aktivitas yang membangun engagement dan kebersamaan karyawan.

Beberapa HC Initiative yang telah dilaksanakan, diantaranya adalah: Employee Gathering dua kali dalam setahun, Munggahan, Buka Bersama, Halal Bihalal, Birthday Celebration, Fun Games, TikTok Time, aktivitas olahraga seperti Padel, Badminton dan Zumba, Health Talk, serta Sharing Session.

Semua rangkaian kegiatan tersebut, dilakukan sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk lebih membangun employee experience dan mempertahankan keterikatan karyawan.

BACA JUGA:   TCTI Bangun Human Capital Sejak Greenfield untuk Keberlanjutan Bisnis

Dampak Postif

Pelaksanaan HC yang dilakukan perusahaan, dicatat mampu memberi dampak positif bagi kinerja perusahaan. Dampak positif tersebut misalnya adalah kenaikan headcount. Total headcount dicatat meningkat dari 18 orang pada 2024 menjadi 31 orang pada 2025. Demikian pula Full Time Equivalent (FTE), dicatat meningkat dari 21 menjadi 33.

Jumlah karyawan yang mengikuti training juga meningkat dari 4 orang menjadi 15 orang, dengan biaya training naik dari sekitar Rp2,298 juta menjadi Rp32,3 juta. Pada saat yang sama, voluntary separation turun dari 11 persen menjadi 6 persen.

Di samping itu, profit PT Parindo Jaya OWS juga dicatat meningkat. Tahun 2024 dicatat sebesar Rp16,03 miliar, dan tahun 2025 menjadi Rp17,06 miliar. Sementara itu berdasar data HC Business Index, dicatat total revenue sebesar Rp100 miliar pada 2024 dan Rp98 miliar pada 2025, dengan operating expense turun dari Rp39 miliar menjadi Rp25 miliar.

“Dengan meningkatnya jumlah karyawan yang dikembangkan, turunnya voluntary separation, serta meningkatnya profit perusahaan, Human Capital semakin ditempatkan bukan sekadar sebagai fungsi pendukung, melainkan sebagai instrumen untuk membangun organisasi yang mampu bertumbuh, beradaptasi dan berkelanjutan,” pungkas Sabrina.*

Tags: PT Parindo Jaya OWSTOP Human Capital Awards 2026
Previous Post

Jaga Pasokan Air 3.017 Hektare Sawah, Bendung Karet Bandar Sidoras Direhabilitasi

Next Post

IHSG Berbalik Menguat, Tekanan Jual Mulai Mereda

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR