TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Alat Berat Dikerahkan untuk Percepat Pemulihan 8 Titik Longsor di Ruas Tapan–Jambi

Albarsyah
12 October 2026 | 19:50
rubrik: Business Info
Alat Berat Dikerahkan untuk Percepat Pemulihan 8 Titik Longsor di Ruas Tapan–Jambi

Jakarta, TopBusiness – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penanganan darurat bencana tanah longsor dan amblas badan jalan di ruas jalan nasional Tapan–Batas Jambi, Nagari Jangki Ayam, Kecamatan Ranah Ampek Hulu, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Dari delapan titik terdampak akibat hujan berintensitas tinggi pada 9–10 Oktober 2026, empat titik telah selesai dibersihkan, sementara empat titik lainnya masih dalam penanganan.

Penanganan dilakukan melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat (Sumbar) untuk memulihkan konektivitas jalan nasional yang terputus akibat luapan Sungai Tapan dan longsoran di sejumlah titik.

Menteri PU, Dody Hanggodo menegaskan bahwa menjaga konektivitas menjadi prioritas utama pemerintah dalam situasi darurat bencana, mengingat peran strategis jalan dan jembatan dalam mendukung aktivitas masyarakat serta distribusi logistik.

“Kami bekerja tanpa jeda untuk memastikan keterisolasian wilayah bisa ditangani secepat mungkin. Keselamatan masyarakat dan kelancaran mobilitas menjadi prioritas kami,” kata Dody.

Dalam upaya mempercepat penanganan, BPJN Sumbar mengerahkan dua unit excavator dan dua unit wheel loader untuk membersihkan material longsoran yang menutupi badan jalan serta mendukung penanganan pada titik-titik terdampak. Tim BPJN Sumbar juga memasang rambu-rambu peringatan dan police line untuk mengantisipasi risiko keselamatan bagi pengguna jalan.

Pada Senin (12/10/2026), Satgas BPJN Sumatera Barat bersama pihak terkait masih melanjutkan pembersihan material longsor dan penanganan badan jalan yang amblas. Proses pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi medan, curah hujan, stabilitas lereng, serta keselamatan petugas.

Tingginya curah hujan di sekitar lokasi menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan penanganan darurat. Kondisi tersebut meningkatkan risiko pergerakan tanah susulan sehingga setiap tahapan pekerjaan perlu dilakukan dengan cermat untuk memastikan keamanan petugas dan efektivitas penanganan.

BACA JUGA:   IESR dan Ford Foundation Serukan Pemusatan Keadilan dalam Kemitraan Transisi Energi

Saat ini, ruas jalan nasional Tapan–Batas Jambi masih belum dapat dilalui kendaraan karena proses pembersihan dan penanganan di sejumlah titik belum selesai. Pengguna jalan diimbau menunda perjalanan melalui ruas tersebut hingga akses dinyatakan aman dan dibuka kembali.

Kementerian PU melalui BPJN Sumatera Barat terus mengupayakan percepatan penanganan darurat agar akses jalan nasional dapat segera dipulihkan. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga konektivitas antarwilayah, mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, dan memastikan infrastruktur jalan kembali berfungsi secara aman setelah terdampak bencana.

Tags: Kementerian PU
Previous Post

IFSH Andalkan Pengembangan Kompetensi SDM untuk Mendukung Keberlanjutan Bisnis

Next Post

IESR Dorong Keberlanjutan Transisi Energi ASEAN dari Filipina ke Singapura pada 2027

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR