Jakarta, BusinessNews Indonesia—Saham Cita Mineral Investindo (berkode CITA) melanjutkan tren penurunan harga sampai penutupan perdagangan sesi pertama hari ini di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. Pada penutupan tersebut, harga saham CITA ada di Rp 1.390 per lembar atau turun 4,79%.
Adapun di penutupan perdagangan kemarin sore, harga saham itu di Rp 1.460 per lembar atau turun daripada sehari sebelumnya yang di Rp 1.495 per lembar.
Kemarin, otoritas BEI mengumumkan status UMA (unusal market activity) untuk saham tersebut. “Pantauan kami, telah terjadi peningkatan aktivitas dan harga saham CITA, yang di luar kelaziman,” kata Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Lidia Panjaitan, dalam keterbukaan informasi.
Lidia mengharapkan para pihak yang berkepentingan untuk memertimbangkan kemungkinan yang bisa terjadi, sebelum berinvestasi melalui saham CITA.
“Kami tengah memelajari pola transaksi saham tersebut. Sekaligus menyatakan bahwa pengumuman UMA ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran aturan di bursa saham,” kata Lidia.
Berdasarkan data dari Dunia Investasi, saham CITA dalam tren naik harga sedari awal Juni 2018 sampai datangnya pengumuman UMA itu. Per 4 Juni 2018, harga saham itu di Rp 745 per lembar. Tren kenaikan terus terjadi dengan harga tertinggi Rp 1.495 per lembar didapat di 26 Juni 2018.
