TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Tahun Politik, BEI Targetkan Transaksi Harian Saham Hanya Rp 9 Triliun

Busthomi
25 October 2018 | 16:17
rubrik: Capital Market
BEI Harap Shinhan Ikut Tumbuhkan Investor Reksa Dana

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terkesan tak terlalu optimis dalam menatap tahun 2019 yang memang merupakan tahun politik. Buktinya dalam target rata-rata nilai transaksi harian saham (RNTH) untuk tahun depan hanya Rp9 triliun.

Padahal tahun ini saja, RNTH di bursa sudah berkisar di angka Rp8 triliunan. Sehingga untuk mencapai angka Rp9 triliun bisa jadi bukan hal yang sulit. Menurut BEI, hal itu karena tahun 2019 menjadi tahun politik.

“BEI menargetkan RNTH di tahun 2019 mencapai Rp9 triliun dengan total jumlah hari bursa sebanyak 244 hari bursa,” kata Direktur Utama BEI, Inarno Djayadi usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (25/10/2018).

Target nilai transaksi ini, kata Inarno, didasarkan pada asumsi stabilitas ekonomi Indonesia yang bisa di atas 5%.

Ditambah lagi, dia menegaskan, target itu bisa dipicu dengan adanya proyeksi peningkatan jumlah partisipasi dan aktivitas transaksi investor di tahun depan, sampai dengan meningkatnya jumlah emiten di BEI dari jumlahnya saat ini yang telah mencapai lebih dari 600 Perusahaan Tercatat.

Di samping itu, Inarno menegaskan, target RNTH ini juga didasari dari beberapa kegiatan yang akan berjalan. Seperti rencana implementasi percepatan siklus penyelesaian transaksi yang semula 3 (tiga) hari menjadi 2 (dua) hari pada kuartal IV-2018.

“Termasuk juga adanya layanan pendanaan efek oleh PT Pendanaan Efek Indonesia, serta implementasi program OJK-SRO dalam hal Simplikasi Pembukaan Rekening Efek,” tegas dia.

Lebih lanjut dia menambahkan, BEI juga melakukan pengembangan variasi layanan dan peluncuran produk baru untuk menunjang pencapaian target Bursa yang akan menjadi fokus rencana kerja BEI di 2019 nanti.

BACA JUGA:   Indonesia Banyak Lahirkan Unicorn, BEI Yakin bisa Digiring IPO

Adapun pengembangan produk yang akan dilakukan adalah pengembangan produk derivatif berbasis Surat Utang Negara serta pengembangan produk derivatif untuk pasar ekuitas meliputi Pengembangan Structured Warrants, Pengembangan Single Stock Futures, Pengembangan Indeks Futures.

“Selain itu, BEI juga berencana meluncurkan berbagai variasi indeks acuan baru, yang diharapkan dapat menjadi acuan baru dalam pengembangan produk investasi oleh pelaku Pasar Modal Indonesia;” jelas dia.

Penulis: Tomy

Tags: bei
Previous Post

OJK Sebut Kinerja Pasar Keuangan Masih Terjaga

Next Post

BPS Rilis Data Baru, Pemerintah Diminta Tak Perlu Impor Beras

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR