TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Berkat Yuk Nabung Saham, BEI Catat Rekor Investor Baru

Nurdian Akhmad
22 November 2018 | 10:47
rubrik: Capital Market
Berkat Yuk Nabung Saham, BEI Catat Rekor Investor Baru

Foto Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mencatatkan kinerja apik dengan menorehkan rekor baru. Kali ini dari sisi pertumbuhan jumlah investor saham sejak meluncurkan program kampanye Yuk Nabung Saham tiga tahun silam.

Saat ini, jumlah investor baru saham sepanjang 2018 di BEI telah tercatat mencapai 200.935 single investor identification (SID).

Berdasarkan data dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), per tanggal 19 November 2018, total jumlah investor saham di BEI telah mencapai 829.426 SID.

Jumlah tersebut meningkat 31,97 persen dibandingkan dengan total capaian jumlah investor di akhir 2017 lalu yang sebesar 628.491 SID.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama BEI Inarno Djajadi dalam acara pembukaan perdagangan oleh Perwakilan Galeri Investasi BEI di Gedung BEI, Kamis (22/11/2018).

“Jumlah investor baru saham di BEI ini adalah pertumbuhan yang tertinggi sejak 38 tahun diresmikannya kembali pasar modal Indonesia,” ujar Inarno.

Dia menegaskan, program kampanye Yuk Nabung Saham diluncurkan BEI pada 12 November 2015 silam. Selama tiga tahun terakhir tercatat ada penambahan 395.319 SID baru, atau hampir 2 kali lipat dari jumlah investor saham BEI dari sebelum kampanye Yuk Nabung Saham diluncurkan yaitu 434.107 SID.

Sampai dengan akhir Oktober 2018, rata-rata investor aktif per bulan juga meningkat menjadi 126.240 SID atau naik 27,8 persen dibandingkan rata-rata investor aktif per bulan di 2017 sebesar 98.718 SID.

Jumlah investor aktif per bulan per 31 Oktober 2018 juga meningkat 114 persen jika dibandingkan rata-rata investor aktif per bulan di akhir 2015 silam yang jumlahnya baru mencapai 58.970 SID.

Pencapaian membanggakan lain, lanjut Inarno, adalah pertumbuhan jumlah investor baru per bulan yang rata-rata melampaui 19 ribu SID baru setiap bulannya.

BACA JUGA:   IHSG di Awal Perdagangan pada Zona Merah

“Semua ini bisa terwujud karena BEI terus mengintensifkan kegiatan edukasi dan sosialisasi pasar modal yang jumlahnya di sepanjang tahun ini mencapai 5.027 kegiatan,” kata dia.

Sekain itu, kegiatan Sekolah Pasar Modal Non Reguler yang diselenggarakan di sepanjang 2018 juga telah berhasil menambah 4.987 SID. Dari penyelenggaraan Pameran/Expo berhasil meningkatkan 1.306 SID baru, kegiatan Edukasi Publik berhasil menumbuhkan 2.204 SID baru dan Edukasi Publik Syariah sebanyak 215 SID baru.

“SID baru terbanyak disumbang dari penyelenggaraan Sekolah Pasar Modal Reguler dengan jumlah penambahan sebanyak 29.582 SID. Sedangkan kegiatan Forum Calon Investor menyumbang 12.842 SID baru di sepanjang 2018,” tegas dia.

Pada kesempatan ini, BEI, KSEI bersama Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan didukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK), juga memberikan penghargaan kepada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai Perusahaan Tercatat dengan penambahan investor karyawan tertinggi 2018.

Sepanjang tahun ini, ungkap dia, sekurang-kurangnya 35.000 karyawan BRI telah menjadi investor aktif di pasar modal Indonesia.

Tags: beiinevstor BEINabung saham
Previous Post

Laju Rupiah Berpotensi Masih di Teritori Negatif

Next Post

Bank BNI Genjot Pendapatan Nonbunga

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR