Jakarta, TopBusiness – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) saat ini telah mendapatkan izin dari pemerintah untuk membuka 1.316 kilometer seismik line dan 368 sumur kunci regional di seluruh Indonesia.
Menurut Shinta Damayanti, Kepala Divisi Eksplorasi SKK Migas, data tersebut nantinya akan ditawarkan kepada investor, perguruan tinggi, services company, ataupun pihak lainnya yang berminat melakukan kolaborasi dalam mengkaji data bersama tim SKK Migas dan ISPG yang telah dibentuk sebelumnya.
Saat ini terdapat lima tim pengkajian data yang terbagi menjadi tim Sumatra, Natuna, Jawa, Kalimantan, dan Indonesia Timur. “Tim ini terdiri atas para ahli geologi dan geofisis yang ada di Indonesia,” kata Shinta dalam keterangan kepada media yang diterima, Kamis (29/11/2018).
Seluruh pihak yang berminat untuk menggunakan data-data tersebut serta untuk melakukan kolaborasi dengan SKK Migas dapat langsung menghubungi Divisi Eksplorasi SKK Migas.
Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Wisnu Prabawa Taher menyatakan, pembukaan data tersebut diharapkan dapat menarik para investor maupun peneliti untuk menemukan giant discovery.
SKK Migas melakukan ini mendukung iklim investasi hulu migas di Indonesia agar lebih baik, tegas Wisnu dalam keterangan persnya.
Penulis: Albarsyah
