Jakarta TopBusiness – Penerimaan pajak sebesar Rp 1.315,9 triliun atau 92,4% dari target Rp 1.424 triliun di 2018. Tak tercapai target bukan berarti tak ada pertumbuhan ekonomi.
“Penerimaan negara kita sangat kuat karena didukung oleh pertumbuhan double digit di semua sektor yang berarti ada pondasi ekonomi yang baik,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, di Jakarta, Kamis.
Kegiatan ekonomi yang kuat tersebut, menurut Ani panggilan akrab Sri Mulyani, tercermin dari membaiknya penerimaan pajak di berbagai sektor, yang rata-rata mengalami pertumbuhan persentase atau nominal, dibandingkan periode sama tahun lalu.
Beberapa sektor penyumbang penerimaan pajak, yakni, industri pengolahan Rp 363,6 triliun atau naik 11,12%, diikuti perdagangan Rp 234,45 triliun (23,72%), dan jasa keuangan dan asuransi Rp 162,15 triliun (11,91%).
Penulis : Agus H
