TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Peningkatan Daya Saing Terkendala Laju Impor

Busthomi
8 January 2019 | 15:28
rubrik: Business Info
Tarif Impor 1.147 Produk Dinaikkan Hingga 10 Persen

aktivitas ekspor dan impor barang di pelabuhan/foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Upaya pemerintah dalam menggenjot daya saing nasional memang terkendala gara-gara adanya defisit neraca perdagangan. Di mana laju impor selama ini jauh lebih kencang ketimbang eskpor.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyebut, selama ini pemerintah terus menggenjot daya saing di tingkat global.

Cara yang sudah dilakukan dengan mendorong pembangungan proyek infrastruktur sampai peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Langkah ini untuk mengatasi daya saing baik jangka pendek, menengah, atau pun panjang.

“Memang persoalan kita adalah dalam jangka pendek. Kita tahu semua bahwa impor kita meningkat cepat. Ekspor meningkat juga tapi lebih lambat. Dan satu tahun ini kita coba selesaikan,” ucap Darmin di Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Untuk itu, pemerintah telah mengambil peran dalam membentuk daya saing tersebut dengan mendorong kebijakan dari sisi supply yang menitikberatkan pada peningkatan sektor penawaran.

Di 2019 sendiri, pemerintah akan memperbaiki aspek supply ini dari sisi SDM nya. Hal ini tak lain agar kualitas SDM meningkat dan memiliki daya saing.

“Kita perlu basis ekonomi yang cukup agar responnya bisa tepat. Tentu kita semua akan mengambil peran dalam membentuk daya saing. Tapi itu adalah daya saing dari supply side-nya,” kata dia.

Darmin menegaskan, jika ingin bersaing maka infrastruktur harus baik, logistik harus baik, SDM juga harus baik. Baru kemudian Indonesia bisa memiliki basis yang cukup untuk membangun daya saing.

“Walaupun saya harus mengatakan itu cenderung ke daya saing jangka menengah, ke depannya masih tersisa satu lagi, yakni jangka pendek. Makanya perlu ada langkah yang perlu disiapkan untuk genjot daya saing terutama mendorong ekspor secara konkrit,” papar dia.

BACA JUGA:   BTN Sebut Rumah Tipe Kecil Paling Diminati

Penulis: Tomy

Tags: Daya Saingimpor
Previous Post

Pengusaha Tak Nyaman Rupiah Menguat

Next Post

Rem Infrastruktur, Pemerintah Genjot SDM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR