TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

XL Sudah Gunakan 60% Dana Obligasi 2018

Achmad Adhito
11 January 2019 | 21:15
rubrik: Capital Market
Dongkrak Modal, Bank Mantap Gunakan 2 Cara

IIlustrasi FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness—PT XL Axiata Tbk (EXCL) belum lama ini telah merilis penerbitan surat utang dalam bentuk Obligasi Berkelanjutan I Tahap I 2018 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Tahap I 2018 pada Oktober 2018 lalu.

Dari setiap penerbitan surat utang itu yang masing-masing nilainya Rp1 triliun, perusahaan operator tersebut berhasil mengantongi dana segar sebanyak Rp994,19 miliar untuk obligasi dan Rp994,47 miliar untuk sukuk ijarah.

Hingga awal tahun ini, perseroan telah menggunakan dana tersebut untuk keperluan belanja modal dalam rangka meningkatkan kapasitas dan memperluas jaringan serta meningkatkan kualitas layanan yang dimiliki perseroan.

Penggunaannya dana sendiri sudah sekitar 60 persenan lebih atau totalnya sebanyak Rp1,22 triliun.

“Jadi sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No 30/POJK.04/2015 tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum, maka saat ini XL menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana tersebut,” kata Direktur EXCL, Mohamed Adlan bin Ahmad Tajudin, dalam keterbukaan informasi di Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Menurut dia, dana tersebut baru digunakan sebanyak Rp612,03 miliar, sehingga masih tersisa Rp382,17 miliar untuk obligasi dan Rp382,44 miliar untuk sukuk ijarah.

“Sehingga sisa dana hasil penawaran umum itu masih sebanyak Rp764,62 miliar,” ucap Adlan.

Lebih jauh dia merinci penggunaan dana belanja modal (capital expanditure/capex) sebanyak Rp1,22 triliun itu.

Untuk pengembangan radio base station senilai Rp987,95 miliar, optical project atau fiber optic menghabiskan Rp223,49 miliar, dan belanja modal lainnya senilai Rp12,61 miliar.

Penulis: Tomy

BACA JUGA:   IHSG bisa Rebound, Ini Saran Saham dari BNI Sekuritas
Tags: obligasixl axiata
Previous Post

Pekan 2 di 2019, IHSG Terkerek 1,39%

Next Post

Tanker Bocor di Parepare: Milik SOCI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR