TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BRI Masih Jadi Jawara Penyaluran KUR

Nurdian Akhmad
16 January 2019 | 17:40
rubrik: BUMN, Business Info
Genjot Kredit Properti, BRI Perluas Layanan KPR di 463 Kantor

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Sepanjang tahun 2018, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) masih menjadi jawara dalam penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) dengan realisasi menembus Rp 80,18 triliun kepada 3,9 juta debitur.

Jumlah tersebut setara 66,81% dari total penyaluran KUR tahun lalu. Jumlah tersebut juga menembus ekspektasi penyaluran KUR BRI yang dipatok Rp 79,7 triliun tahun 2018.

Direktur Utama BRI Suprajarto menyatakan, sejak tahun 2015 lalu BRI tercatat sudah menyaluran KUR senilai Rp 235,4 triliun kepada 12,6 juta nasabah. Ke depan, pihaknya berharap para debitur KUR BRI dapat meningkatkan kelas ekonominya sehingga tak lagi menggunakan KUR alias masuk ke segmen komersial.

Salah satu bentuk upaya mendongkrak penyaluran KUR adalah lewat aplikasi BRISpot. Aplikasi ini dapat mempercepat proses pengajuan KUR sehingga meningkatkan produktivitas tenaga pemasar. Di sisi lain, BRI juga memiliki 13.121 tenaga pemasar yang saat ini fokus untuk menyalurkan KUR.

Suprajarto menambahkan, BRI juga tengah mengembangkan BRI Microfinance Center untuk memberikan edukasi kepada calon debitur KUR. Selain BRI, PT Bank Mandiri Tbk dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) juga berhasil menembus target penyaluran KUR masing-masing Rp 17,58 triliun dan Rp 15,99 triliun.

Sepanjang tahun lalu, realisasi kredit usaha rakyat (KUR) tercatat mencapai Rp 120 triliun atau 97,2% dari target tahun 2018 sebesar Rp 123,8 triliun. Adapun, rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) penyaluran KUR sepanjang 2018 relatif rendah di level 0,24%.

Dari realisasi tersebut, sebanyak 46,8% masuk ke sektor produksi. Meningkat dibanding realisasi tahun 2017 yang sebesar 42,3%. Menurut wilayah, penyaluran KUR didominasi Pulau Jawa, dengan porsi penyaluran sebesar 55%. Diikuti dengan Sumatra sebesar 19,4% dan Sulawesi 11,1%.

BACA JUGA:   LinkUMKM Jangkau 14,8 Juta Pengusaha, BRI Dorong Penguatan Usaha Berbasis Digital
Tags: brikur
Previous Post

Ekonom: Tekanan Ekonomi 2019 Tak Sedahsyat Tahun Lalu

Next Post

Ritel Tumbang, Aprindo Keluhkan Kebijakan Pemerintah yang Salah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR