TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Rencana Perundingan Trade War Bikin Rupiah Terkoreksi

Busthomi
7 February 2019 | 09:40
rubrik: Business Info
Sentimen Positif AS Bakal Picu Rupiah di Zona Merah

FOTO: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS (USD) pada perdaganagn hari ini sebetulnya diproyeksi di zona hijau, meski di sesi pembukaan alami pelemahan.

Mengutip Bloomberg pagi ini, rupiah dibuka di level 13.930 atau melemah tipis 10 poin dari penutupan kemarin di tangga Rp13.930. Dalam satu jam pertama laju rupiah masih di teritori negatif di posisi 13.965.

Analis pasar uang Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad MIkail menyebut sejatinya secara sentimen lebih banyak untuk bisa menopang indeks dollar melemah dan rupiah diperkirakan bergerak menguat.

“Sehingga Dollar indeks diperkirakan melemah ke level 96,0-96,40 terhadap mata uang kuat utama dunia lainya. Pelemahan dollar tersebut didorong oleh katalis positif dari Perundingan perang dagang AS-China,” jelas dia di Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Hal tersebut diperlihatkan dari pernyataan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin yang akan bertolak ke China. Menkeu AS akan bernegosiasi membahas kesepakatan perjanjian perdagangan antara AS dan China sebelum gencatan senjata dalam masalah perang dagang yang berakhir di bulan Maret.

Sementara dari dalam negeri, kata dia, rupiah diperkirakan melanjutkan penguatan hari ini didorong sentiment positif data pertumbuhan ekonomi triwulan keempat yang tumbuh sebesar 5,18% (yoy). Berarti lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan keempat sebesar 5,17% (yoy).

“Secara keseluruhan ekonomi Indonesia tumbuh 5,17% (yoy) lebih tinggi dibandingkan tahun 2017 sebesar 5,07% (yoy),” tegas dia.

Faktor positif dari dalam dan luar negeri tersebut, diproyeksi Mikail, akan mendorong penguatan rupiah. “Rupiah kemungkinan menguat ke level Rp13.900/USD-Rp 13.950/USD,” tandas dia.

Penulis: Tomy

BACA JUGA:   Pekan Ini Rupiah Diproyeksi di Zona Hijau
Tags: dolar ASrupiah
Previous Post

Restrukturisasi Utang Rp6,5 T, APOL Minta Dukungan Kreditur

Next Post

Gandeng Polri-BIN, Kemenkop Perangi Investasi Koperasi Bodong

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR