Jakarta, TopBusiness – PT Garuda Indonesia Tbk mengaku memiliki opsi untuk membeli 51 persen saham maskapai penerbangan Sriwijaya Air. Aksi korporasi ini sudah dituangkan dalam perjanjian yang disepakati kedua pihak setelah sebelumnya menjalin kerja sama operasi.
“Iya kita di dalam perjanjian memang sudah ada opsi untuk membeli (saham Sriwijaya Air) minimum 51 persen,” ujar Direktur Utama Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau akrab disapa Ari seperti dikutip, Jumat (1/3/2019).
Menurut Ari, rencana pencaplokan saham itu masih dalam proses penilaian aset. Pihaknya juga akan melakukan negosiasi dari nilai yang nanti telah dihitung. “Jadi dalam waktu maksimal lima tahun kita akan exercise. Jadi kita lihat perkembangannya, kalau memang kondisinya bagus,” kata dia.
Saat ini, Sriwijaya Air diakui masih memiliki utang kepada Garuda Indonesia Group. “Bagaimana kita bisa meminta sriwijaya pengembalian utangnya, dan prospek ke depannya bagus, ya kita akan exercise,” ucapnya.
Garuda tengah menunjuk Kantor Jasa Penilaian Publik independen untuk melakukan valuasi saham perusahaan tersebut. Jika prospek ke depan bagus, maka Ari menegaskan pihaknya akan merealisasikan aksi korporasi itu.
