Jakarta, TopBusiness – Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS (USD) pada perdagangan hari ini diperkirakan akan masuk ke zona hijau. Hal ini terjadi karena mata uang Garuda ini akan bergantung pada sentiment inflasi yang kemungkinan bakal terkendali.
Mengutip Bloomberg pada pagi ini, rupiah dibuka Rp14.225 atau menguat dari penutupan akhir pekan lalu 17 poin atau 0,12 persen dari posisi akhir pekan lalu di posisi Rp14.242. Namun dalam 1 jam pertama kembali melemah ke posisi Rp14.233.
Menuirut analis pasar uang dari Monex Investindo, Dini Nurhadi Yasyi pergerakan rupiah itu akan terpengaruh dari sentiment dalam negeri soal pengumuman laju inflasi Maret 2019 dari Badan Pusat Statistik (BPS) di hari ini.
Para pelaku pasar masih mengantisipasi rilis inflasi yang trennya diperkirakan masih stabil. Tercatat, inflasi bulanan Indonesia bergerak dari 0,32 persen menjadi deflasi 0,17 persen di Februari lalu.
“Jika inflasi stabil, itu artinya fundamental ekonomi Indonesia masih masuk kategori kuat. Sehingga data inflasi itu bisa menyelamatkan rupiah,” jelas dia di Jakarta, Senin (1/4/2019).
Apalagi dalam pelemahan pekan lalu, kata dia, lebih bersifat teknikal, bukan fundamental. Sehingga sentiment domestik bisa berpotensi mengangkat rupiah. Ditambah lagi faktor global juga dirasa masih bersahabat.
Seperti pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal IV yang sebesar 2,2 persen atau lebih rendah dari prediksi 2,6 persen, akan berimplikasi pada turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Kemudian, pertemuan terkait perang dagang AS-China yang memutuskan penundaan bea masuk untuk sejumlah produk dua negara bisa jadi sinyal positif.
“Saat ini, pergerakan poundsterling terhadap USD masih berpotensi sangat fluktuatif, jadi akan berpengaruh pada kekuatan USD-nya,” tegasnya.
Kondisi tersebut terjadi karena isu Brexit masih akan mengancam mata uang NKRI itu. Sehingga sentiment Brexit ini bisa melemahkan poundsterling dan membuat USD menguat. Apalagi, saat ini harga emas juga tengah turun tajam.
Dengan kondisi tersebut, dia memperkirakan laju rupiah di teritori positif dengan kisaran Rp14.175 hingga Rp14.280 per USD,” pungkasnya.
Penulis: Tomy
