Jakarta, TopBusiness—Direktur Utama Taman Wisata Candi (TWC), Edy Setijono, mengatakan di Jakarta (4/4/2019) bahwa bagi pihaknya, implementasi GCG tidak dianggap sebagai sebuah beban oleh para karyawan. “Sebelumnya, ada anggapan bahwa GCG itu prosedur tambahan. Hal inilah yang sudah kami ubah,” kata Edy kepada Dewan Juri Top BUMD 2019.
Edy memaparkan, dirinya berupaya meyakinkan semuanya bahwa GCG mengefisienkan pekerjaan. Oleh sebab, sesuatu yang harus dikerjakan dua kali, menjadi satu kali karena mengimplementasikan GCG.
Hal itu terlihat saat bukti tertentu, diperlukan. Tanpa implementasi GCG, bukti tersebut harus susah payah dicari dan itu berarti dua kali kerja.
Lain halnya kalau sedari awal bukti tersebut ada karena mengimplementasikan GCG. “Jadi, GCG membuat irama kerja lebih efektif. Dan meningkatkan kepercayaan diri karyawan,” Edy mengimbuhkan.
Hanya saja, memang peningkatan kepercayaan diri itu tidak terjadi serta-merta. “TWC pun membuat sebuah tim yang berperan sebagai agen dan role model perubahan,” ucap dia lagi.
GCG pun penting karena melindungi kepentingan pemegang saham. “Maka, sebagai direktur utama, saya membuat perubahan-perubahan terkait GCG di organisasi TWC.”
Ada kotak masukan khusus tentang GCG, untuk para karyawan. Isian ke kotak tersebut bisa ditujukan langsung ke direktur utama. “Sedangkan sekretaris perusahaan, dalam hal ini, berperan sebagai hub,” papar Edy.
(Adhito)
