Jakarta, TopBusiness – PD BPR Bank Boyolali adalah sebuah perusahaan daerah yang berdiri sejak tahun 1968. Dalam rentang waktu tersebut, PD BPR Bank Boyolali dicatat selain mampu merawat brand yang ada, juga tampil sebagai market leader BPR di Kabupaten Boyolali.
Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan PD BPR Bank Boyolali merengkuh seluruh segmen pasar yang ada. Baik Pengusaha/Swasta, Pegawai Negeri Sipil, Instansi Pemerintah, Perangkat Desa, serta pelaku UMKM. PD BPR Bank Boyolali juga mampu menghasilkan kinerja positif dan membanggakan hingga saat ini. Kinerja positif dan membanggakan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut.
- Miliki Tingkat Kesehatan Bagus
Tingkat kesehatan PD BPR Bank Boyolali dicatat Sehat. Bahkan dengan nilai akhir 95. Tingkat kesehatan yang dimaksud misalnya adalah permodalan (CAR), Kualitas Aktiva Produktif (KAP), Rentabilitas (ROA dan BOPO), serta Likuiditas (Cash Rasio dan LDR). Sementara itu untuk Manajemen Umum dan Manajemen Resiko, meraih tingkat kesehatan Cukup Sehat.
- Raih Peningkatan Pemasaran
Selama tahun 2017 dan 2018, terjadi peningkatan pemasaran baik dari Tabungan, Deposito, dan Kredit. Pemasaran Tabungan misalnya, tahun 2017 dicatat sebesar Rp108.794.762.888,36. Tahun 2018 dicatat naik menjadi Rp131.686.155.867,10 atau naik 21,04%. Pemasaran Deposito tahun 2017 dicatat sebesar Rp78.557.500.000,00. Tahun 2018 naik menjadi Rp94.623.027.855,00 atau naik 20,45%. Pemasaran Kredit tahun 2017 dicatat sebesar Rp199.528.521.013,76. Tahun 2018 naik menjadi Rp232.610.915.496,00 atau naik 16,58%.
- Raih Peningkatan Jumlah Nasabah
Di PD BPR Bank Boyolali, peningkatan jumlah nasabah baik funding dan lending meningkat dari tahun ke tahun. Peningkatan funding baik tabungan dan deposito dicatat sebagai berikut. Pada tahun 2016, jumlah tabungan dicatat sebanyak 25.605 nasabah. Tahun 2017, meningkat menjadi 31.156 nasabah. Tahun 2018, meningkat menjadi 31.647 nasabah. Jumlah nasabah deposito tahun 2016 dicatat sebanyak 1.047. Tahun 2017 meningkat menjadi 1.124, dan tahun 2018 menjadi 1.190. Sementara itu lending atau Penyaluran Dana tahun 2016 sebanyak 6.058, tahun 2017 meningkat menjadi 6.085, dan tahun 2018 meningkat menjadi 6.947.
- Raih Peningkatan Laba dan Asset di Atas 100 Persen
Laba dan asset yang ditorehkan PD BPR Bank Boyolali juga meningkat secara yoy. Peningkatan ini bahkan di atas 100%. Tahun 2017 laba berjalan dicatat sebesar Rp7.687.364.860,32. Tahun 2018 meningkat menjadi Rp8.864.294.166,30. Peningkatan ini naik sebesar 115,31%. Sementara itu asset tahun 2017 sebesar Rp251.946.297.815,67 dan tahun 2018 menjadi Rp300.578.976.788,00 atau naik sebesar 119,30.
Selalu Melakukan Terobosan
Menurut Direktur Utama Dono Sri Hananto, SE.MM dalam acara penjurian TOP BUMD 2019, keberhasilan tersebut bukan didapat secara instan. Banyak trobosan yang dilakukan untuk mendapatkannya. Baik dari sisi human capital maupun strategi.
Terobosan dalam human capital misalnya adalah selalu meningkatkan kerja ke arah yang lebih dinamis dan produktif serta selalu melakukan pelatihan secara berkesinambungan baik yang bersifat in house training maupun yang diselenggarakan oleh pihak ekstern. Dengan terobosan tersebut maka human capital dapat bertindak dan bersikap sesuai norma-norma perbankan yang berlaku, serta mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
Sementara itu inisiatif strategi yang mampu menghasilkan kinerja positif diantaranya adalah dengan meningkatkan kinerja BPR dalam menghimpun dana dari sebelumnya sangat tergantung pada Kas Daerah. Juga mengembangkan produk baru, tabungan bersama dengan bekerjasama dengan BPR-BPR sewilayah Kabupaten Boyolali. Terakhir menjalin kerjasama dengan bank lain(linkage programe)/ABP, Lembaga (LPDB), serta Yayasan seperti YDSM, Satya Wacana dan lain sebagainya.
“Pada saat ini, PD BPR Bank Boyolali juga tengah melakukan terobosan dengan melakukan serangkaian persiapan untuk implementasi layanan baru berupa Layanan ATM dan call center dengan bergabung ke dalam layanan BPR-Connect bekerjasama dengan PT Bank QNB Indonesia Tbk. Selanjutnya untuk implementasi teknologi mobile banking dan internet banking dalam proses perencanaan dan pengkajian, dengan harapan di waktu yang akan datang PD BPR Bank Boyolali dapat menerapkan teknologi tersebut untuk menambah layanan kepada nasabah”, kata Dono Sri Hananto.
Dengan prestasi tersebut, tidak berlebihan jika PD BPR Bank Boyolali kemudian mendapat penghargaan secara nasional. Seperti misalnya mendapat Best BPR For Asset 200-300 milyar dari Indonesia Best BPR Award 2017. TOP BUMD 2018, Kategori TOP BPRKU II 2018 (Kabupaten), serta Golden Awards dengan predikat “Sangat Bagus” berturut-turut selama 5 tahun dari Infobank Awards tahun 2013-2017.
Penulis: Irawan Djoko Nugroho
