
Jakarta, businessnews.id — Usai Pemilihan Presiden 9 Juli 2014, IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) sempat menyentuh 5.100, namun pada perdagangan sesi pertama pagi ini kembali 5004. Faktor penguatan IHSG salah satunya disebabkan aksi beli investor luar negeri.
“ IHSG, kemarin saya kira asing banyak sekali membeli saham. Volume perdagangan kemarin sampai dengan Rp 15 triliun. Saya pikir itu karena sentimen positif,” terang Ketua Dewan Komisioner OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Muliaman D. Hadad, di Jakarta hari ini.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus ikut mengamati.
Pergerakan naik turun IHSG sedang disebabkan dua hal. Pertama, sentimen; kedua, fundamental.
Faktor sentimen usai Pemilihan Presiden cukup berperan sehingga indeks kemudian mengalami peningkatan, kata dia.
Namun demikian, tetap harus berhati-hati karena masih terdapat faktor regional dan global. Serta Indonesia masih dihadapkan pada beberapa persoalan yang relatif sama.
Ia juga berharap, indeks akan membaik hingga akhir tahun di tengah tengah dinamika. Namun tentu saja, harus siap dengan perkembangan sentimen dan fundamental. ”Jadi saya pikir, kita lihat lah perkembangannya.” (Abdul Aziz)
Editor: Achmad Adhito