Jakarta, TopBusiness – Bank DBS Indonesia memanjakan konsumen melalui layanan digital banking dengan layanan terpadu, lengkap , mudah, praktis, dan tanpa hambatan. Pelayanan digital banking ini memberikan kemudahan kepada konsumen dalam pengajuan Kredit Tanpa Angunan (KTA) dan melakukan investasi dengan membeli Surat Berharga Negara dengan online (e-SBN).
Fasilitas digital banking ini juga bisa melayani transfer mata uang asing (valuta asing) ke 20 negara dengan tujuh mata uang dengan FX juara, secara real time dengan akses 24 jam tanpa harus antre ke kantor cabang terdekat.
Ditegaskan Director Consumer Banking Group PT Bank DBS Indonesia, Wawan Salum dalam konferensi pers dengan insan media, di Jakarta, Senin (20/5/2019), sesuai dengan misi bank DBS Live More Bank Less, transformasi digital merupakan salah satu fokus utama perusahaan.
“Komitmen kami untuk menghadirkan solusi perbankan digital yang lengkap, mudah, praktis dan tanpa hambatan. Dengan perbankan digital yang handal, masyarakat Indonesia dapat focus terhadap hal yang dirasa penting tanpa dirukitkan dengan urusan perbankan selama ini,” tegas Wawan.
Sementara itu Executive Director Head of Consumer Finance PT Bank DBS Indonesia, Sonja Kristianti menjelaskan, salah satu layanan dasar perbankan adalah pinjaman dana tunai dan berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) , terjadi kenaikan secara signifikan atas pengajuan pinjaman secara online untuk mendapatkan dana tunai sejak tahun 2016 hingga 2017 sebesar 7 kali lipat.
“Fakta tersebut semakin memantapkan langkah digibank by DBS untuk menghadirkan Kredit Tanpa Agunan (KTA) instan,” terang Sonja.
Melalui KTA instans, layanan Bank DBS Indonesia dapat menjangkau masyarakat lebih luas. Nasabah dapat mengajukan pinjaman hingga 30 juta, kapan saja 24 jam dalam seminggu, di mana saja dan mendapat kepastian persetujuan dalam 60 detik.
“Dan tidak hanya itu saja, selain penambahan fitur KTA, saat ini nasabah diginak by DBS dapat berinvestasi secara mudah dan cepat melalui fitur pembelian Surat Berharga Negara (e-SBN). Fitur ini memberikan kesempatan bagi nasabah yang ingin mengembangan investasi,” tegas Sonja.
Senior Vice President, digibank partnetship & distributor, PT Bank DBS Indonesia, Neni Veronica menjelaskan, selain deposito, kini nasabah memiliki alternative pembelian e-sbn sebagai produk pengembangan dana, dan keduanya dapat dilakukan di satu aplikasi, kapan saja, dimana saja, tanpa harus datang ke bank.
“Melalui fitur e-SBN ini nasabah secara tidak langsung turut mendukung program pemerataan pembangunan Indonesia oleh pemerintah yang memperoleh dana dari hasil penjualan SBN,” ujar Neni.
Penulis: Albarsyah
