Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Jumat (14/06) akhir pekan terlihat terkoreksi 22,82 poin, atau 0,36 persen ke posisi 6.250,265. Transaksi perdagangan berlangsung moderat, sebab investor tetap mencermati situasi makroekonomi.
Cadangan devisa yang turun 3,2 persen dari bulan ke bulan menjadi USD 120,35 miliar menjadi katalis investor dalam menginvestasikan sahamnya. Apalagi, diproyeksikan bakal terjadi lagi pada data neraca perdagangan Indonesia Mei.
Iklim politikan di Indonesia tak begitu banyak berpengaruh. Sebab masih terkendali, jika dibanding dengan 21-22 Mei lalu.
Pelaksanaan transaksi mencapai volume 12.726.881.837 unit saham dengan frekuensi 457.379 kali senilai Rp 8,083 triliun.
Sejumlah saham mencetak penurunan harga. Seperti, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 75 jadi Rp 7.425, diikuti PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 150 jadi Rp 8.500 dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) Rp 120 jadi Rp 3.840 per unit.
Penulis : Agus H
