TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pasar 2019 Membaik Dongkrak Kinerja LMAS

Busthomi
19 June 2019 | 15:09
rubrik: Business Info
Pasar 2019 Membaik Dongkrak Kinerja LMAS

Foto: Tomy

Jakarta, TopBusiness – PT Limas Indonesia Makmur Tbk (LMAS) mengaku kinerja di tahun ini akan lebih positif ketimbang tahun sebelumnya. Hal ini karena pasar di sektor bisnisnya yaitu jasa konsultasi teknologi informasi untuk perusahaan telekomunikasi dan sektor minyak dan gas yang dikelola anak usahanya kian membaik.Kinerja positif ini sudah tercermin dari laju perseroan di kuartal I-2019. Tercatat, penjualan bersih LMAS di Kuartal I-2019 sebesar Rp68,56 miliar atau meningkat 47,69 persen dan laba tahun berjalan sebesar Rp3,97 miliar atau bertumbuh 110,05 persen dibandingkan pada Kuartal I-2018 yang hanya senilai Rp1,89 miliar.

Untuk total aset, per akhir Maret 2019 Perseroan membukukan Rp415,84 miliar atau menurun 8,4% persen dibandingkan dengan Kuartal I-2018 yang sebesar Rp453,98 miliar. Liabilitas LMAS di akhir kuartal pertama tahun ini sebesar Rp285,26 miliar atau menurun 12,87 persen (year-on-year).

Ekuitas LMAS pada Kuartal I-2019 sebesar Rp130,58 miliar juga meningkat 3,14 persen dibandingkan periode yang sama di 2018 yang sebesar Rp126,61 miliar.

“Kami optimistis tren ekonomi yang membaik akan mendorong kinerja keuangan Perseroan dengan target pertumbuhan pendapatan yang realistis,” tutur Sekretaris Perusahaan LMAS, Baso Amir usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) LMAS di Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Dengan kondisi seperti itu, perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan hingga akhir 2019 naik sebesar 7 persen di 2019. “Penopangnya tetap dari lini usaha bidang jasa konsultasi teknologi informasi untuk perusahaan telekomunikasi, minyak dan gas bumi serta pembangkit tenaga listrik. Target itu bukan pesimis, tapi realistis,” tegasnya.

Dia menyebutkan, sebagian besar pendapatan di tahun ini akan disumbang oleh anak usaha LMAS, PT Geotech System Indonesia yang mencapai 90 persen. “Kinerja di 2019 terbilang sudah pulih dibandingkan dengan 2018. Hal ini tercermin dari kinerja Kuartal I-2019. Dan ini akan menyamai kondisi di 2017 yang positif,” ucapnya.

BACA JUGA:   Pertemuan dengan Delegasi JICA, Wamen PU: Percepat Proses Pembangunan untuk Masyarakat

Sebagaimana diketahui, pada 2018 LMAS mencatatkan rugi tahun berjalan di 2018 sebesar Rp1,32 miliar dengan nilai penjualan bersih konsolidasi sebesar Rp167,1 miliar atau menurun 11,7 persen (year-on-year) yang disebabkan oleh penjualan dari usaha sewa dan jasa pemeliharaan entitas anak merosot 21,62 persen menjadi Rp119,98 miliar.

“Penjualan langsung Perseroan berasal dari layanan data dan informasi keuangan StockWatch, Limas Mobile, Limas Feed dan portal keuangan e-Bursa,” pungkas dia.

Penulis: Tomy
Tags: LMAS
Previous Post

TMAS Optimistis Raih Pendapatan Rp 2,6 Triliun

Next Post

Laba TCPI Tahun Ini Dipatok Naik 50 Persen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR