Jakarta, TopBusiness – Pengaruh konflik perdagangan antara China dan Amerika menimbulkan rasa khawatir pada investor. Hal itu berpotensi menciptakan perlambatan pertumbuhan ekonomi global, sehingga permintaan minyak minus dan harga pun jatuh.
Selanjutnya, ada laporan badan informasi energi terjadinya penurunan stok minyak mentah Amerika sebesar 3,4 juta barel menjadi 439,6 juta.
Di bursa berjangka Amerika, minyak jenis west texas intermediate turun USD 20 sen atau setara dengan 0,37 persen ke posisi USD 53,43 per barel.
Sementara di London, jenis minyak brent juga melemah USD 24 sen (0,41 persen) ke posisi USD 58,70 per barel.
Penulis : Agus H
