Jakarta, TopBusiness – PT Perkebunan Nusantara III (Persero) (PTPN III) akan menggunakan 50 persen dari dana surat utang syariah (sukuk) yang segera diterbitkan perseroan untuk investasi. Sedangkan sisanya untuk penambahan modal kerja. Hingga saat ini, minat investor terhadap sukuk tersebut mencapai lebih dari Rp 1 triliun.
Direktur Keuangan PTPN III, Mohammad Yudayat mengatakan, pihaknya menggandeng PT PNM Investment Management (PNM-IM) untuk penerbitan sukuk kali ini.
“Kami kemungkinan akan menggunakan 50 persen untuk modal kerja dan 50 persen untuk investasi,” kata dia usai penandatanganan Perjanjian Penerbitan Sukuk Ijarah II Tahun 2019 PTPN III di Agro Plaza Kuningan, Jakarta, Senin (19/8).
Penandatanganan perjanjian penerbitan sukuk ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan financial closing untuk preliminary investment agreement antara PTPN III dan PNM-IM pada acara Annual Meeting IMF-World Bank Group 2018 di Nusa Dua, Bali yang berlangsung pada 12-14 Oktober 2018.
Penulis: Tomy
