Jakarta, TopBusiness – Emiten baru yang bergerak di bidang perdagangan dan diler resmi otomotif, PT Putra Mandiri Jembar Tbk (PMJS) secara resmi telah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Perseroan melakukan aksi korporasi ini melalui skema penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) sebanyak 137.600.000 saham baru.
Dan bersamaan dengan penawaran umum itu, perseroan juga menerbitkan saham baru kepada Mitsubishi Corporation (MC) dalam rangka pelaksanaan konversi Convertible Bond (CB) sebanyak 2.738.000.000 saham.
“Dengan harga yang ditetapkan itu adalah sebesar Rp125 per saham,” tutur pihak manajemen PMJS usai acara pencatatan perdana di gedung BEI, Rabu (18/12/2019).
Perseroan adalah perusahaan holding yang melakukan investasi dalam bidang perdagangan, diler resmi, dan jasa-jasa yang berhubungan dengan kendaraan bermotor. Termasuk di dalamnya jasa reparasi dan perawatan, penyewaan kendaraan dan platform pasar otomotif melalui perusahaan anak, jasa konsultasi manajemen serta penyewaan tanah dan bangunan.
Perseroan yang merupakan bagian dari DIPO Group ini menunjuk PT Ciptadana Sekuritas Asia sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek (underwriting).
Untuk masa penawaran umum sendiri telah dilangsungkan pada tanggal 12 dan 13 Desember 2019 lalu.
Selain itu, perseroan juga mengadakan program alokasi saham pegawai (ESA) dengan jumlah sebanyak-banyaknya 10% dari jumlah saham yang ditawarkan alias sebanyak-banyaknya 13.760.000 saham.
Dana yang diperoleh dari penawaran umum ini akan digunakan seluruhnya oleh perseroan untuk pemberian pinjaman kepada perusahaan anak yaitu PT Dipo Internasional Pahala Otomotif (DIPO) untuk belanja modal (capex). “Capex ini dalam rangka pengembangan dan ekspansi usaha, antara lain pembangunan diler baru berikut fasilitasnya dan memperluas jaringan diler yang dapat bersinergi antara perseroan dan perusahaan anak,” jelas dia.
Dengan demikian, dari dana hasil IPO itu diklaim bisa memberikan manfaat tambahan serta mendukung kegiatan usaha Perseroan dan perusahaan anak.
Untuk diketahui, saat ini perseroan memiliki 45 jaringan outlet dan diler Mitsubishi, 2 diler Nissan dan 1 diler Mercedes Benz.
Kegiatan usaha yang dilakukan pada diler perseroan itu meliputi penjualan unit kendaraan, penjualan suku cadang dan jasa perbaikan kendaraan.
Sementara untuk kinerja keuangan perseroan per 30 Juni 2019, penjualan bersih tercatat mencapai Rp4,08 triliun dan laba periode berjalan sebesar Rp99,08 miliar. Sedangkan total aset, total liabilitas dan total ekuitas di periode tersebut adalah masing-masing sebesar Rp3,55 triliun, Rp 1,72 triliun, dan Rp 1,83 triliun.
Tomy Asyari
