Jakarta, TopBusiness – Setelah memenangi tender pencetakan mata uang Peru di Amerika Selatan, Perum Peruri membidik pasar Afrika. Langkah tersebut sebagai tindak lanjut ekspansi bisnis di pasar internasional.
Direktur Pengembangan Usaha Peruri Fajar Rizki mengatakan Saat ini negara Afrika yang tengah dibidik Peruri yaitu Kerajaan Eswatini. “Kita sudah melayangkan proposal untuk kita bisa kerja sama melayani (pencetakan uang) Kerajaan Eswatini ini,” kata Fajar di Jakarta, Rabu (8/1/2020).
Pada Desember 2019 lalu, Perum Peruri memenangkan tender pencetakan mata uang Peru, Nueva Sol. Nilai kontrak kerja sama tersebut mencapai 16,5 juta euro atau setara Rp255 miliar.
Pemenang lelang diumumkan pada Desember 2019. Perseroan akan memfinalisasi kerja sama tersebut dalam waktu dekat.
“Alhamdulillah per Desember (2019) kemarin kita dinyatakan oleh bank sentral (Peru), kita menjadi pemenang dari beberapa pencetak (uang) kelas dunia,” kata Fajar.
Menurut Fajar, Peruri menang tender lantaran harga yang diajukan paling kompetitif di antara perusahaan pencetak uang lainnya. Peruri menang untuk tiga pecahan dari total empat pecahan uang yang ditenderkan.
