TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Perum Perindo Dukung Pemerintah Kembangkan Perikanan di Natuna

Nurdian Akhmad
21 January 2020 | 17:38
rubrik: Ekonomi
Perum Perindo Dukung Pemerintah Kembangkan Perikanan di Natuna

Jakarta, TopBusiness – PT Perum Perikanan Indonesia (Perindo) Persero mendukung komitmen pemerintah untuk mengembangkan potensi kelautan di Natuna, terutama produk perikanannya. Perseroan berharap pemerintah bisa membangun cold storage atau gudang pendingin dan pabrik es di Pulau Natuna.

Perum Perindo saat ini mengoperasikan satu cold storage untuk penyimpanan ikan nelayan Natuna dengan kapasitas 200 ton. “Selama ini dengan kapasitas 200 ton masih cukup. Tapi kalau pemerintah akan menambah kapal penangkap ikan di Natuna, tentu kita butuh sarana cold sotarge yang lebih besar,” ujar Direktur Utama Perum Perindo Farida Mokodompit kepada wartawan di sela Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi IV DPR, Selasa (21/1/2020).

Dengan potensi perikanan tangkap di Natuna yang cukup besar, menurut Farida, cold storage yang dibutuhkan minimal berkapasitas 1.000 ton dengan investasi sekitar Rp 30 miliar. “Kami berharap pemerintah yang membangun cold storage ini, sehingga kami fokus menjalankan bisnisnya,” kata dia.

Selain cold storage, menurut Farida, nelayan di Natuna saat ini membutuhkan pabrik es untuk menyimpan ikan hasil tangkapan mereka. Selama ini, para nelayan masih memakai es hasil buatan sendiri yang secara kualitas jelas lebih cepat mencair.

“Potensi ikan di Natuna ini luar biasa besar. Kami ada buyer dari Jepang yang berminat, jadi kami harapkan ada support dari perbankan dengan bunga rendah, karena margin bisnis ikan ini tidak besar,” ujarnya.

Perum Perindo adalah BUMN sektor perikanan dengan bidang usaha jasa perikanan dan perdagangan ikan. Tahun ini, perseroan menargetkan produksi ikan dan hasil laut lainnya sebanyak 28,5 ribu ton.  Angka ini berasal dari  perdagangan sebanyak 25 ribu ton, perikanan tangkap 2 ribu ton dan budiaya 1,48 ribu ton. Jumlah produksi Perum Perindo ini baru 0,25 persen dari angka target produksi ikan nasional  tahun ini 15,4 juta ton.

BACA JUGA:   Perum Perindo Dukung Program Menteri KP Lewat Pakan Ikan dan Udang

“Kontribusi Perum Perindo masih kecil, namun kami akan terus tingkatkan melalui upaya ekstensifikasi alat produksi  terutama tambak dan peningkatan penyerapan ikan dari nelayan,” ujar Farida.

Secara bisnis, Perum Perindo pada 2019 lalu membukukan pendapatan usaha Rp 460,92 miliar, turun drastis dibandingkan tahun 2018 yang mencatat pendapatan Rp 1 triliun. Sedangkan laba bersih perseroan sesuai prognosa 2019 tercatat Rp 12,76 miliar, turun dibandingkan pada 2018 sebesar Rp 25,99 miliar. Untuk tahun 2020 ini, sesuai RKAP, Perum Perindo mematok pendapatan usaha Rp 1,058 triliun dan laba Rp 26,02 miliar.

Tags: NatunaperikananPerum Perindo
Previous Post

IHSG Berkurang 0,11 Persen

Next Post

Adira Raih Pinjaman dari Bank Asing US$ 300 Juta

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR