TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pengembangan Bisnis Mutlak Perlu Business Compass

Nurdian Akhmad
12 November 2014 | 14:48
rubrik: Management, Operation
Ilustrasi: Istimewa
Ilustrasi: Istimewa

Jakarta, businessnews.id —– Presiden Vanaya Institute, Lyra Puspa, mengatakan bahwa business compass akan sangat membantu pengembangan bisnis sebuah perusahaan. Jika melakukan perjalanan jauh, tentu dapat mudah mudah dan terarah jika menggunakan GPS (global positioning system).

“Nah, bila diibaratkan, business compass ini seperti sistem GPS bagi bisnis,” kata dia dalam satu seminar di Jakarta hari ini (12/11/2014).

Business compass akan memberi gambaran arah dan strategi bisnis yang lengkap, menyeluruh, dan hanya dalam satu halaman visual yang sederhana. Juga, mudah diaplikasikan serta mencakup seluruh elemen bisnis sedari A sampai Z.

Business compass, dia menambahkan, merupakan strategic platform pertama di dunia yang berbasis coaching, dan asli Indonesia.

Teknik coaching sendiri adalah teknik menggali potensi dalam diri seseorang dan dapat menemukan apa yang dia inginkan untuk masa depannya.

“Teknik ini dapat dilakukan untuk berbagai aspek seperti kepemimpinan, pendidikan, bisnis, wealth, olah raga, hubungan masyarakat, ekononomi kreatif, dan bidang lain,” dia berkata.

Selama ini, ada banyak perusahaan yang punya rencana strategis dalam jangka panjang tapi tidak bisa diimplementasikan karena dibuatkan oleh konsultan eksternal.

Ataupun, karena mendapatkan resistensi di jajaran perusahaan.

Sementara, business compass dihasilkan tailor made melalui proses coach.

“Hal itu memastikan bahwa strategi jangka panjang yang dibuat akan sangat mudah diterima dan diimplementasikan seluruh lapisan perusahaan. Sebab, berakar dari tata nilai dan kekuatan perusahaan sendiri,” kata dia.

Penulis/Peliput: Achmad Adhito

Editor: Achmad Adhito

BACA JUGA:   Bank Sumut Rangkul Lintasarta Kembangkan Digitalisasi Perbankan
Tags: business compasvanaya institute
Previous Post

Pertamina Gelar CSR Lingkungan-Keterampilan di Surabaya

Next Post

Kenaikan BBM Bisa Jatuhkan Lagi Keyakinan Konsumen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR