
Jakarta, businessnews.id — PT Jemblo Cable Company, Tbk. akan tetap memertahankan ekspor, walau margin dari situ kecil.
Direktur Keuangan Jemblo Capble Company Antonius Benady mengatakan, kecilnya porsi ekspor pihaknya tidak terlepas dari kecilnya margin yang diperoleh perusahaan.
“Namun, sejalan dengan penguatan USD terhadap Rupiah, Jembo Cable akan meningkatkan ekspor,” dia berkata di Jakarta (13/11/2014).
“Kami lebih memilih untuk menjual ke pasar yang marginnya besar. Tetapi, kami akan tetap memertahankan ekspor, meski marginnya kecil. Banyak juga perusahaan besar di sini yang tidak ekspor, karena kurang menarik,” papar Antonius.
Menurut dia, porsi ekspor Jembo Cable pada enam tahun lalu mencapai 30 persen, namun sekarang hanya tersisa 3,6 persen.
“Penjualan bersih kami hingga September 2014 sebesar Rp 1,11 triliun dan diproyeksikan mencapai R p1,89 triliun di akhir 2014,” ucapnya.
Kata dia pula, pihaknya pun merencanakan meningkatkan porsi ekspor penjualan kabel pada 2015, terutama di pasar Asia Tenggara.
Sejauh ini, pihaknya sudah merencanakan ekspor kabel ke Myanmar dengan nilai penjualan mencapai USD 2 juta.
“Kalau ke Singapura, ekspor sudah rutin kami lakukan. Kami akan perluas ke semua negara di Asia Tenggara,” kata dia.
Dia menargetkan, total nilai ekspor kabel pada 2015 akan mencapai USD 10 juta. “Selain Singapura dan Myanmar, sudah ada juga pemesan dari Arab Saudi dengan nilai USD 4 juta,” ujar Antonius.
Penulis/Peliput: Abdul Aziz
Editor: Achmad Adhito