TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Listrik Surplus, PLN Siap Terangi Kawasan Industri

Busthomi
7 February 2020 | 10:53
rubrik: Business Info
Listrik Masuk ke 11 Desa Maluku Utara

Ilustrasi Jaringan Listrik. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Wakil Direktur Utama (Wadirut) PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo mengklaim saat ini, PLN memiliki pasokan listrik yang surplus di seluruh Indonesia.

Sehingga perseroan siap untuk mendukung pengembangan wilayah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Kawasan Industri (KI), Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP), serta Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT). Kondisi itu positif untuk terus mendorong pertumbuhan investasi.

Hal ini dikemukakan Darmawan dalam acara Rapat Koordinasi Kesiapan PLN Melistriki KEK, KI, DPP, dan SKPT, di Gedung Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (DJK), Jakarta, seperti dikutip Jumat (7/2/2020).

“Seluruh sistem kelistrikan di Indonesia saat ini dalam kondisi surplus, dimana hampir semua sistem mempunyai reserve margin yang mencukupi, sehingga PLN siap mendukung pengembangan kawasan usaha di Indonesia,” terang Darmawan.

PLN mendapat penugasan pemerintah untuk membangun proyek pembangkit 35.000 MW yang terus berjalan. Selain itu, dalam RUPTL (Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik) 2019-2028, PLN akan menambah kapasitas pembangkit sebesar 56.397 MW (termasuk program 35.000 MW) dan menambah jaringan transmisi sepanjang 57.293 kms hingga tahun 2028.

“Tambahan kapasitas pembangkit dan jaringan transmisi sesuai RUPTL menandakan bahwa kami siap memenuhi kuantitas dan kualitas tenaga listrik yang dibutuhkan oleh Kawasan KI, KEK, DPP dan SKPT,” katanya.

Dengan mempercayakan kebutuhan listrik pengembangan kawasan kepada PLN, lanjut dia, maka pengembang Kawasan dapat memaksimalkan penggunaan investasi untuk pengembangan maupun keunggulan dalam menghadapi persaingan global.

Di tempat sama, Stafsus Menteri ESDM Bidang Perencanaan Pembangunan Infrastruktur dan Investasi, Triharyo Soesilo menambahkan, pemerintah mengapresiasi kesiapan PLN melalui program 35.000 MW-nya untuk mendukung pengembangan kawasan usaha di Indonesia.

“Peningkatan 8000 MW di 2020 merupakan sebuah prestasi, terimakasih kepada PLN yang melalui 35 GW menunjukkan kesiapan dalam mendukung pengembangan kawasan, termasuk industri smelter, dimana Indonesia memiliki kadar nikel yang sangat besar. Sehingga dapat menjadi produsen nikel terbesar di dunia,” terang Triharyo.

BACA JUGA:   Menteri Dody: Inovasi Teknologi dan Infrastruktur Jadi Kunci Pengelolaan Sampah Nasional

Nikel ini, kata dia, akan menjadi bahan dari pembuatan baterai, dimana baterai akan menjadi komoditas yang meningkat kebutuhannya di dunia salah satunya untuk kendaraan listrik.

Pengembangan sebuah kawasan menjadi motor untuk mempercepat pencapaian pembangunan ekonomi nasional, salah satu indikator kemajuan ekonomi suatu negara adalah dari konsumsi energi per kapita nya.

Di tahun 2019, nilai Indonesia masih 1.084 kWh per kapita, masih jauh dari angka negara tetangga sekalipun. Oleh karena itu PLN akan mengoptimalkan penyediaan listrik yang tersedia, sehingga ekonomi Indonesia akan semakin meningkat.

PLN sebagai perusahaan penyedia listrik dengan pelayanan yang prima, berkomitmen untuk menjadi yang terbaik dalam melayani kebutuhan listrik tentu dengan kualitas yang baik dengan security of supply 24 jam 7 hari.

Tags: Listrikpln
Previous Post

Holding BUMN Farmasi Hadir

Next Post

WIKA Bangun Sarana Air Bersih

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR